Kenali Penyebab Mimisan Pada Anak

November 20, 2014

mimisan pada anak

Apakah anak Anda pernah mimisan? Jangan cemas atau panik. Ketahui apa sebabnya dan bagaimana menangani jika buah hati anda mimisan.

Jika putera-puteri Anda mengeluarkan darah dari hidungnya, bisa jadi Anda akan merasa cemas. Apalagi darah dari rongga hidung cenderung terlihat banyak. Meski begitu, kebanyakan mimisan tidaklah berbahaya. Mimisan bisa terjadi pada anak-anak umur 3-10 tahun, dan biasanya berhenti sendiri dan bisa ditangani sendiri di rumah.

Beberapa Penyebab Mimisan

Mimisan yang paling umum terjadi adalah karena pecahnya pembuluh darah kapiler di dalam rongga hidung. Penyebab mimisan yang paling banyak menurut situs Kids Health, adalah udara yang panas dan kering. Cuaca kering bisa mengiritasi dan membuat membran nasal di dalam rongga hidung mengering, menimbulkan rasa gatal dan akan lecet saat digaruk.

Pilek juga bisa membuat iritasi di dalam rongga hidung. Saat pilek dan udara kering panas, bisa membuat anak sering mimisan.

Penyebab mimisan lainnya adalah alergi. Untuk kasus ini, mungkin dokter akan memberikan obat seperti antihistamin atau obat dekongestan

Cedera pada hidung juga bisa menjadi penyebab keluarnya darah dari lubang hidung. Cedera yang ringan bisa diatasi sendiri. Namun jika pendarahan tidak berhenti setelah beberapa menit, dan Anda mengkhawatirkan luka lainnya, hubungi dokter.

Tidak Perlu Khawatir

Mimisan pada umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Sebagian besar mimisan mudah ditangani sendiri. Namun jika mimisan sering terjadi, bisa jadi ada masalah lain yang perlu diperhatikan.

Jika mimisan bukan disebabkan infeksi sinus, alergi, atau iritasi pembuluh darah, harus diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya dan cara mengatasinya. Banyak juga mimisan pada anak terjadi karena anak mengorek lubang hidungnya (mengupil), atau iritasi karena udara yang panas dan kering.

Berikut ini beberapa tips mengenai mimisan pada anak

Yang Perlu Dilakukan :

  1. Anda harus tetap tenang.
  2. Anak harus dalam posisi duduk atau berdiri. Kepala sedikit mengarah ke depan. Jika Anak sudah besar, minta dia untuk membuang ingus.
  3. Tekan hidung dengan jempol dan telunjuk selama 10 menit. Anak yang besar akan bisa melakukannya sendiri. Setelah 10 menit, lepaskan dan lihatlah apakah darah masih keluar. Tindakan menekan hidung bisa diulang 3 kali. Jika masih pendarahan, hubungi dokter.

Yang Jangan Dilakukan :

  1. Tidak perlu panik, agar anak Anda juga tidak semakin takut.
  2. Anak jangan berbaring atau menengadah ke belakang/mendongak.
  3. Jangan memasukkan sesuatu benda semacam kain kasa atau kapas ke rongga hidung untuk menghentikan pendarahan.

Anda perlu menghubungi dokter jika :

  • Mimisan sering terjadi, dan anak Anda merasa hidungnya tersumbat sejak lama.
  • Ada sesuatu masuk ke dalam hidungnya (kemasukan benda asing).
  • Cenderung mudah sekali memar.
  • Sering mengalami perdarahan banyak di tempat lain meski pun dari luka kecil seperti pada gusi.
  • Sehabis minum obat tertentu.

Segera cari pertolongan gawat darurat jika :

  • Darah yang keluar banyak, disertai dengan rasa pusing dan lemas dan anak terlihat pucat dan lemah.
  • Pendarahan di hidung merupakan akibat jatuh atau benturan di kepala.
  • Mimisan terus berlanjut sekalipun sudah menekan hidung 10 menit beberapa kali.

Beberapa hal ini bisa diberikan untuk mencegah mimisan

Jus jeruk

Menurut penelitian, orang yang banyak minum minuman yang kaya vitamin C, jarang mengalami mimisan. Mengkonsumsi minuman yang kaya vitamin C dapat meningkatkan pembentukan kolagen, sedangkan peningkatan kolagen bisa menjaga kelembaban membran nasal di dalam rongga hidung dan mencegah kerapuhan pembuluh-pembuluh kapiler. Jika Anak sering mengalami mimisan, rutin berilah jus jerk satu atau dua kali sehari. Jus jeruk bisa digantikan dengan jus buah lain yang juga kaya dengan vitamin C.

Bayam

Dokter sering menyarankan agar orang yang sering mimisan rajin mengkonsumsi makanan yang kaya dengan vitamin K. Vitamin K ini berperan dalam pembekuan darah. Kekurangan vitamin K dalam makanan sehari-hari bisa menyebabkan jika mimisan darahnya keluar banyak. Memperbanyak makanan yang kaya vitamin K, seperti bayam bisa membantu mencegah seringnya terjadi mimisan.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: