Kembang Telang, si Cantik yang Berkhasiat Obat

February 3, 2015

kembang telang

Kembang telang merupakan salah satu tanaman yang saat ini sudah semakin sulit ditemukan. Padahal selain warnanya yang cantik sehingga sering digunakan sebagai bahan pewarna alami, kembang telang juga dapat digunakan sebagai salah satu obat herbal tradisional.

Warna Cantik Kembang Telang

Si cantik Clitoria ternatea atau yang lebih dikenal dengan nama ‘Bunga Biru’ atau ‘Kembang Telang’ di daerah Jawa dan Sunda ini merupakan salah satu tanaman yang saat ini keberadaannya sudah semakin langka. Hal ini amat disayangkan karena kembang telang merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat dalam pengobatan herbal di berbagai belahan dunia. Diduga berasal dari Amerika dan Asia, kembang telang yang umumnya ditemukan di Indonesia biasanya memiliki warna biru, namun terdapat jenis lain dengan warna bunga putih dan ungu muda.

Kecantikan warna kembang telang membuatnya selain dikenal sebagai tanaman hias yang dapat mempercantik halaman serta meningkatkan kesuburan tanah, juga sering dikeringkan bunganya dan digunakan sebagai makanan atau bahan pewarna makanan. Di Burma dan Malaysia, ekstrak mahkota bunganya dipakai untuk mewarnai makanan seperti ketan dan nasi, sementara di Thailand, ekstrak bunganya dapat dijadikan minuman penyegar berwarna biru dengan nama nam dok anchan.

Kembang Telang dan Kesehatan

Pemanfaatan kembang telang tidak hanya terbatas pada bagian bunga saja melainkan seluruh bagian tanaman. Akar merupakan salah satu bagian yang banyak dimanfaatkan karena walau memiliki rasa pahit, namun dapat bersifat diuretik (peluruh kencing), laksatif (pencahar), obat cacing, perangsang muntah, pembersih darah, dan tonik yang dapat dimanfaatkan pada pengobatan demensia (penurunan fungsional yang disebabkan kelainan pada otak), hemikrania (sakit kepala), terbakar, bronkitis, asma, penyakit paru-paru serta demam.

Dikenal pula dengan nama butterfly pea, kembang telang selain memiliki senyawa alami yang menentukan warna bunga (antosianin) juga memiliki berbagai senyawa alami yang bermanfaat bagi sistem syaraf sebagai antidepresan yang mengurangi efek stres. Manfaat kembang telang dalam dunia kesehatan terutama dalam pengobatan syaraf dilakukan oleh Rai KS yang diterbitkan dalam Indian Journal of Physiology and Pharmacology (2001) menyatakan bahwa penggunaan ekstrak tanaman kembang telang dapat meningkatkan memori pada tikus muda dalam waktu 30 hari.

Kembang telang yang memiliki nama sesuai organ reproduksi wanita ini juga dipercaya sebagai salah satu herbal yang dapat mengatasi masalah kelainan seksual wanita seperti ketidaksuburan, gangguan siklus menstruasi, serta dapat meningkatkan gairah seksual (aprodisiak). Selain itu Beberapa studi juga mengatakan bahwa kembang telang dapat bermanfaat bagi kesehatan hati dan sistem sirkulasi lipoprotein serta dapat menghambat penyerapan gula darah sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes. Sebuah berita yang dilansir examine.com (2013) menyatakan bahwa dari beberapa hasil penelitian, kembang telang ternyata memiliki efek positif terhadap metabolisme gula darah sehingga berperan penting dalam pengobatan diabetes, membantu menurunkan resiko penyakit jantung, serta dapat meningkat sistem kekebalan tubuh yang membuatnya bermanfaat dalam mengobati batuk, flu, meningkatkan fungsi otak dan sistem syaraf, serta merupakan penawar racun dan bisa ular atau serangga beracun. Kembang telang juga dipercaya dapat meningkatkan kesuburan pria, selain wanita, karena meningkatkan mobilitas sperma, mengobati cacar air, demam, serta berperan dalam proses pembekuan darah, kesehatan sistem pencernaan dan peredaran darah, seperti dilansir situs herbal ayurvedicnaturalhomeremedies, 2013.

Obat Tradisional Dari Kembang Telang

Penggunaan kembang telang sebagai obat tradisional dapat dimanfaatkan sebagai berikut:

• Radang mata merah

Rendam beberapa kuntum kembang telang hingga airnya menjadi biru. Setelah itu gunakan airnya untuk mencuci mata.

• Sakit telinga

Cuci bersih daun tanaman kembang telang lalu giling hingga halus. Peras, tambahkan sedikit garam ke dalam air perasannya, lalu oleskan ke sekitar telinga yang sakit.

• Bisul

Tumbuk kembang telang, tambahkan gula jawa secukupnya lalu digunakan untuk menutup bisul. Dapat juga menggunakan setengah genggam daun kembang telang yang dicuci bersih, digiling halus dan ditambahkan sedikit garam untuk ditaruh pada bisul.

• Demam, menghilangkan dahak pada bronkitis kronis, iritasi saluran kemih

Rebus 0,3 gram akar kembang telang dengan 4 gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, saring lalu minum air rebusan 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Catatan:

Hati-hati dalam menggunakan akar kembang telang karena beracun. Kelebihan dosis dapat menyebabkan sakit perut dan muntah, turunnya kesadaran, gelisah serta kehilangan daya ingat.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: