Inilah Berbagai Khasiat Lobak yang Mengagumkan

January 2, 2015

lobak

Bertekstur renyah dengan rasa agak manis, lobak merupakan salah satu jenis sayuran yang masih jarang dimanfaatkan di Indonesia. Padahal selain lezat, lobak memiliki beragam manfaat bagi kesehatan serta dapat dijadikan sebagai salah satu herbal dan obat tradisional.

Umbi Putih Dari Tiongkok

Raphanus sativus alias Radish dalam bahasa Inggris atau yang biasa dikenal sebagai lobak adalah tanaman sejenis kubis-kubisan yang dimanfaatkan umbinya seperti wortel. Dipercaya berasal dari Tiongkok, Cina, lobak saat ini mulai banyak dibudidayakan di Indonesia baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Lobak biasa biasa dikonsumsi mentah sebagai lalap, campuran salad, campuran soto, atau dibuat acar. Di Jepang, lobak bahkan digunakan sebagai bahan campuran dalam menanak nasi. Karena sering dimakan segar, maka sebaiknya lobak dicuci bersih sebelum dikonsumsi karena dikhawatirkan dapat terkontaminasi bakteri tanah atau udara.

Dibudidayakan sejak 4000 tahun yang lalu, tanaman yang juga merupakan sayur tradisional penduduk Amerika Selatan ini biasa dimanfaatkan bagian akar (umbi) dan daunnya. Selain dikonsumsi, lobak yang memiliki berbagai jenis warna kulit yaitu putih, merah, ungu, jingga, kuning, bahkan hitam ini sering dijadikan sebagai garnis atau hiasan pelengkap makanan yang cantik. Beraroma tajam khas dengan dua macam bentuk yaitu panjang silinder atau bulat, lobak ternyata memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Selain vitamin A, B1, B2, C, dan E, lobak juga mengandung kalsium, fosfor, zat besi, asam oksalat, serat, serta berbagai senyawa flavonoid yang baik bagi kesehatan.

Walau merupakan sayuran bergizi tinggi dengan berbagai manfaat bagi kesehatan, konsumsi lobak juga sebaiknya tidak berlebihan. Hal ini disebabkan karena lobak dapat menyebabkan gangguan kulit serta dapat membahayakan jika dikonsumsi secara terus menerus oleh penderita batu ginjal dan asma. Selain itu, senyawa kimia yang menghambat risiko kanker pada lobak juga memiliki efek negatif terhadap fungsi kelenjar tiroid sehingga dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit pada kelenjar tiroid. Konsumsi lobak secara berlebihan juga tidak disarankan terutama oleh oleh wanita hamil atau menyusui.

Bermacam Khasiat Lobak

Terlepas dari berbagai gangguan yang diakibatkan karena konsumsi lobak yang berlebihan, tidak dapat dipungkiri lobak merupakan salah satu makanan yang tepat dimasukkan dalam menu sehari-hari karena manfaatnya yang beragam. Lobak dilansir memiliki nutrisi yang dapat bermanfaat menjaga kesehatan jantung, mengurangi kolesterol, membantu pencernaan, mengurangi risiko stroke, mencegah kanker, membantu menjaga kesehatan tulang sehingga mengurangi resiko osteoporosis, rematik, kerusakan sendi serta penyakit tulang lainnya. Lobak juga kaya antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dan meningkatkan kekebalan tubuh, serta manfaat yang banyak dicari lainnya adalah mencegah bau badan. Sumber lain menyebutkan bahwa lobak juga dapat mencegah penggumpalan lemak dalam darah serta menghambat pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan lambung. Pada pemakaian luar, lobak juga dapat digunakan sebagai pelembab wajah untuk menghilangkan kerutan serta flek hitam, dan jerawat. Selain itu karena dapat merangsang pembentukan lendir di kerongkongan, lobak juga sangat baik dimanfaatkan sebagai obat batuk.

Saat anda terkena insomnia, mungkin konsumsi lobak dapat membantu mengatasinya karena zat alkaloid dalam lobak dapat meredakan ketegangan syaraf sehingga memudahkan untuk tidur. Hal inilah yang membuat lobak sering disebut juga sebagai tanaman anti insomnia, hipnotis, dan saporifis (memudahkan tidur). Caranya dengan memotong lobak yang telah dibersihkan lalu dibuat jus dan dicampurkan perasan jeruk nipis lalu dikonsumsi sebelum tidur. Manfaat lain lobak, terutama lobak hitam, adalah dapat membersihkan darah, menghilangkan racun dan sampah termasuk bilirubin atau yang dihasilkan empedu sehingga sangat baik untuk mengobati penyakit kuning. Kandungan antosianin yang memberi warna pada lobak juga menunjukkan hasil positif dalam mengurangi masalah kardiovaskular, memiliki zat antikanker dan sifat antiinflamasi (anti nyeri). Berbagai studi ilmiah penggunaan lobak untuk mengatasi penyakit kanker ginjal, usus besar, lambung, dan mulut juga menunjukkan hasil positif seperti dilaporkan Organic Facts, (2014). Hal ini didukung hasil riset para peneliti dari Jawaharlal Nehru Technological University di India yang telah meneliti efek berbagai bagian tanaman lobak terhadap sel kanker manusia.

Hasil penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Plant Food for Human Nutrition edisi September 2010 tersebut menunjukkan bahwa senyawa kimia pada bagian umbi atau akar lobak dapat menyebabkan gangguan genetik pada sel kanker dan meyebabkan kematian sel kanker tersebut (livestrong, 2013).

Nah, berbagai manfaat lobak tentunya membuat sayuran yang satu ini pantang dilewatkan dalam menu harian. Selain memetik khasiatnya, lobak juga dapat menjadi salah satu variasi sayuran untuk dikenalkan pada keluarga anda. Berani mencoba?

 

 

loading...

Previous post:

Next post: