Inilah Beragam Manfaat Kunyit yang Mengagumkan

November 9, 2014

manfaat kunyit

Kunyit dikenal sebagai bumbu dapur pada kuliner Asia termasuk Indonesia. Kunyit memberi warna dan rasa serta aroma yang khas pada makanan. Rimpang kunyit juga dikenal sebagai tanaman obat yang berabad-abad menjadi bagian penting pada pengobatan tradisional di Asia termasuk Indonesia. Di Indonesia, beraneka jenis jamu tradisional juga menyertakan kunyit sebagai salah satu bahan baku utama. Keistimewaan kunyit dan kandungan zat aktifnya cukup menimbulkan rasa penasaran ilmuwan. Konsumsi kunyit yang tinggi pada orang India diyakini berperan penting sehingga angka penderita kanker tertentu di sana sangat rendah. Penelitian demi penelitian pun dilakukan untuk membuktikan manfaat kunyit terhadap kesehataan dan efeknya terhadap berbagai penyakit. Hasilnya terkadang membuat mereka terkagum-kagum, rimpang bumbu dapur yang sederhana ini ternyata menyimpan potensi yang luar biasa.

Kunyit di Indonesia

Kunyit merupakan tanaman yang termasuk ke dalam keluarga Zingiberaceae atau temu-temuan. Di Indonesia, kunyit dikenal dengan banyak nama. Setiap daerah memiliki sebutan yang berbeda, dalam bahasa Sunda disebut koneng, di Jawa disebut kunir, sedangkan di Sumatra Utara disebut hunik. Pada umumnya di Indonesia dan Malaysia tanaman ini lebih dikenal dengan nama kunyit. Orang Inggris menyebutnya turmeric.

Kunyit memiliki nama ilmiah Curcuma longa, atau Curcuma domestica. Kurkuma berasal dari bahasa Arab, dari kata ‘Kurkum’ dan dari bahasa Yunani (Karkom). Salah satu tanaman rempah dan obat asli Asia Tenggara ini terkenal sebagai bumbu dapur dan bahan untuk membuat jamu.

Kunyit merupakan salah satu tanaman rempah khas Asia. Pusat penyebarannya di daerah semenanjung Melayu, pulau Sumatra, dan Pulau Jawa. Ada beberapa pendapat yang berbeda tentang asal tanaman rempah ini. Namun kebanyakan sumber menyebutkan bahwa kunyit berasal dari India, kemudian menyebar cepat ke negara-negara Asia lainnya. Hingga sekarang India masih merupakan produsen sekaligus konsumen kunyit terbesar di dunia. Pada umumnya di India kunyit diperjualbelikan kepada konsumen dalam bentuk kunyit kering dan kunyit bubuk.

Rimpang Yang Penting

Tanaman ini tidak memerlukan perlakuan khusus, dan cocok ditanam di daerah yang bersuhu 19-30°C seperti di Indonesia. Di Indonesia sendiri penyebaran kunyit terbilang cukup merata. Tanaman kunyit tumbuh bercabang dengan tinggi 40-100 cm, dan membentuk rimpang. Rimpang kunyit tumbuh membentuk rumpun, dan terdiri dari rimpang induk dan tunas atau cabang rimpang. Rimpang induk, biasanya ditumbuhi tunas yang tumbuh kearah samping dan melengkung. Sedangkan bentuk tunas sendiri berbuku-buku, dan pendek. Kulit rimpang berwarna kuning kecoklatan hingga kuning kehitaman.

Sejarah Penggunaan Kunyit

Banyaknya manfaat pada kunyit bukan baru dirasakan oleh umat manusia belakangan ini, tapi sudah dirasakan oleh nenek moyang kita berabad-abad yang lalu. Sebelum adanya fasilitas rumah sakit seperti yang kita rasakan sekarang, nenek moyang menggunakan bahan-bahan alami sebagai obat, termasuk kunyit. Sejak 4000 tahun yang lalu, si kuning yang memiliki banyak khasiat ini sudah dimanfaatkan sebagai obat tradisional di India. Misalnya untuk mengobati penyakit diare, demam, pilek, dan beberapa penyakit lain.

Di negara itu kunyit digunakan sebagai rempah bumbu masakan dan juga digunakan untuk upacara keagamaan. Diduga kunyit mulai digunakan di China pada tahun 700-an, mencapai Afrika Timur tahun SOO-an, dan Afrika Barat tahun 800-an. Di tahun 1280, pengelana Marco Polo menjelaskan rempah ini yang memiliki sifat mirip dengan saffron, sehingga kunyit dikenal juga dengan sebutan saffron India.

Di Asia Selatan kunyit sudah digunakan sebagai obat tradisional sejak lama. Bahkan di kalangan penganut agama Budha, penggunaan kunyit dalam bentuk serbuk untuk pengobatan telah digunakan sejak 250 tahun SM.

Di Indonesia, kunyit juga sudah berabad-abad digunakan. Selain untuk bumbu masakan dan kosmetika, kunyit juga sangat dikenal untuk bahan pembuat jamu.

Zat Aktif Pada Kunyit

Kandungan zat pada kunyit sama seperti kandungan pada saudaranya yaitu temulawak yang sepintas bentuknya pun serupa dengan kunyit. Zat yang terkandung diantaranya yaitu kurkuminoid, minyak atsiri, mineral, lemak, karbohidrat, protein, pati, vitamin C dan beberapa zat yang lainnya. Namun senyawa yang paling banyak dianggap penting dari kunyit adalah kurkuminoid.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kurkuminoid pada kunyit merupakan senyawa diarilheptanoid yang terdiri dari kurkumin, dihidrokurkumin, desmotoksikurkumin dan disdesmotoksikurkumin. Kurkumin ini bermanfaat sebagai anti tukak lambung, anti peradangan dan nyeri, menurunkan kolesterol, melindungi hati. Bahkan ada penelitian yang mengatakan bahwa kurkumin bermanfaat untuk pencegah kanker, anti tumor dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Kandungan zat aktif lainnya pada kunyit yang juga penting adalah turmeron.

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan

Manfaat kunyit untuk kesehatan bisa diperoleh dengan rutin mengonsumsinya, baik dalam makanan mau pun minuman. Rajin mengonsumsi kunyit diyakini bisa menjaga kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah beberapa penyakit.

Selain itu, di banyak negara kunyit juga sudah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk beberapa jenis penyakit dan gangguan kesehatan.

Belum didapatkan catatan pasti sejak kapan kunyit digunakan di Indonesia, namun diperkirakan sudah berabad-abad lamanya. Selain untuk bumbu dan pemberi warna pada masakan, banyak jenis jamu di Indonesia yang menggunakan kunyit sebagai salah satu bahan utamanya. Jamu kunyit asam adalah jenis jamu terkenal di Indonesia khususnya jawa, yang dibuat dari campuran kunyit, asam, dengan gula.

Kunyit dalam Pengobatan Tradisional

Penggunaan kunyit sebagai obat tradisional sudah sangat tua. Orang-orang India dengan sistem pengobatan tradisional Ayurveda menyebut kunyit sudah digunakan 4000 tahun yang lalu.

Kitab pengobatan kuno yang ditulis Susruta pada tahun 250 Sebelum Masehi, menuliskan resep salep yang mengandung kunyit untuk meredakan gejala-gejala akibat keracunan makanan.

Pada sistem pengobatan herbal Ayurveda di India, kunyit dikenal dengan khasiatnya untuk menguatkan dan menghangatkan tubuh. Penggunaan tradisional di India antara lain untuk obat cacing, memperbaiki pencernaan, perut kembung, membersihkan dan menguatkan liver dan kandung kemih, melancarkan menstruasi, meredakan nyeri sendi dan peradangan pada sendi, dan membersihkan darah. Kunyit juga digunakan untuk memperbaiki metabolisme tubuh. Kunyit juga secara tradisional di India digunakan untuk meredakan batuk dan asma.

Kunyit terkadang juga digunakan sebagai obat luar yang dioleskan untuk mengatasi luka, luka terbakar, memar, gigitan serangga dan gatal-gatal. Masyarakat dari jaman dahulu juga mengetahui bahwa kunyit memiliki khasiat sebagai antibakteri dan antijamur. Beberapa daerah di Bangladesh menggunakan kunyit untuk mencegah infeksi pasca persalinan setelah tali pusat dipotong.

Penggunaan kunyit sebagai obat tradisional juga menyebar ke Hawaii dan wilayah-wilayah sekitarnya. Menurut beberapa sumber, orang Hawaii jaman dulu menggunakan kunyit untuk mencegah dan mengatasi sinusitis, infeksi telinga, dan tukak lambung.

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan dan Pengobatan Tradisional

Berikut adalah beberapa manfaat kunyit sebagai pengobatan tradisional :

1. Memperbaiki Fungsi Kognitif

Kunyit diyakini berkhasiat untuk memperbaiki fungsi kognitif dan memperlambat terjadinya kepikunan.

2. Mengobati Sakit Maag dan Tukak Lambung

Manfaat kunyit berikut ini telah dikenal secara turun temurun, yaitu kunyit digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi gangguan pada perut dan pencernaan, termasuk juga untuk sakit maag.

3. Mencegah Batu Empedu

Sedikitnya orang India yang menderita batu empedu, sering dikaitkan dengan tingginya konsumsi kunyit di negara itu. Penelitian awal menunjukkan bahwa curcumin bisa menurunkan kemungkinan terbentuknya batu empedu. Namun, hal ini perlu diteliti lebih lanjut.

4. Menguatkan dan Melindungi Hati

Pada sistem pengobatan tradisional India (Ayurveda), kunyit digunakan untuk memperkuat fungsi hati. Beberapa studi awal menunjukkan manfaat kunyit dalam melindungi hati, namun bukti ilmiah yang memadai masih diperlukan.

5. Meredakan Nyeri Sendi

Secara turun temurun kunyit dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk nyeri sendi. Efek antiinflamasi yang dimiliki oleh senyawa kurkumin pada kunyit membantu meredakan peradangan dan rasa nyeri karena osteoartritis atau reumatoid artritis.

6. Mengatasi Penyakit Kulit

Kunyit memiliki khasiat antibakteri dan antijamur, sehingga kerap digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit kulit termasuk scabies dan bisul. Namun warnanya yang kuning membuat kunyit tidak menjadi pilihan utama dibandingkan rimpang lain yang berkhasiat sama seperti lengkuas.

7. Mengatasi Nyeri Haid

Kunyit secara tradisional digunakan untuk mengurangi rasa nyeri haid yang diderita wanita. Kunyit juga bisa membantu meredakan kram saat haid, serta membuat haid jadi teratur. Kunyit memiliki bahan aktif yang bisa melancarkan peredaran darah di sekitar rahim dan panggul, sehingga bisa merangsang agar menstruasi menjadi lancar.

8. Meredakan Batuk

Kunyit merupakan salah satu obat tradisional alami yang diandalkan untuk meredakan batuk dan tenggorokan gatal. Biasanya khasiat ini didapatkan dengan meminum susu hangat yang dicampur kunyit dan bahan lain seperti jahe.

9. Mencegah Kanker

Manfaat kunyit lainnya yang tak kalah penting adalah kemampuannya dalam memerangi kanker. Di India di mana penduduknya banyak mengonsumsi kunyit dalam makanan, angka kejadian beberapa jenis kanker relatif rendah. Penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa kurkumin memiliki efek antikanker terhadap kanker usus, kanker kulit, dan kanker payudara. Mekanisme penghambatan sel-sel kanker antara lain dengan berbagai cara, termasuk karena aktivitas antioksidan, antiangiogenesis (mencegah pertumbuhan pembuluh darah baru) hingga pengaruh langsung terhadap sel-sel kanker.

Minuman Sehat dari Kunyit

Ada beragam cara untuk memetik manfaat kunyit. Salah satunya dengan menjadikannya sebagai bahan pembuat minuman. Minuman kunyit yang terkenal di Indonesia antara lain jamu kunyit asam (kunir asem). Di beberapa negara lain, kunyit banyak digunakan sebagai campuran untuk minuman susu.

Jamu Kunyit Asam

Jamu kunyit asam termasuk jamu yang paling populer di Indonesia. Terutama di Pulau Jawa, jamu ini selalu ada di antara botol—botol jamu gendong yang dijajakan tukang jamu keliling. Jamu kunyit asam dianjurkan untuk para wanita dan remaja putri, karena diyakini bisa menjaga haid agar teratur, melancarkan haid, serta mengurangi bau tidak sedap saat haid. Khasiat lainnya menjaga kecantikan dan kehalusan kulit dan membantu menjaga kelangsingan tubuh. Interaksi kunyit dengan asam membuat keduanya menjadi lebih berkhasiat daripada jika dikonsumsi sendiri-sendiri.

Melihat besarnya pasar jamu ini, banyak juga pelaku industri jamu yang memproduksi jamu kunyit asam dalam kemasan. Ada yang tersedia dalam botol sekali minum, banyak pula yang dalam bentuk bubuk siap seduh.

Jika Anda mau, sebenarnya membuat jamu kunyit asam sendiri di rumah tidaklah sulit. Cukup merebus 2-3 rimpang kunyit yang telah diiris-iris dengan ditambah 2-3 mata asam jawa dengan dua gelas air. Tambahkan gula merah secukupnya dan sedikit garam, jadilah jamu kunyit asam yang segar. Hasilnya memang tidak sepekat buatan tukang jamu, tetapi kualitas dan kebersihan bahan tentu lebih terjamin. Anda pun bisa mengontrol jenis dan kuantitas gula atau pemanis yang ingin Anda tambahkan.

Susu Kunyit ala India

Kunyit juga termasuk rempah yang sangat banyak digunakan di India. Bukan hanya untuk bumbu masakan seperti kari, tapi juga sebagai obat tradisional. Salah satu jenis minuman yang populer di negara itu yang menggunakan kunyit adalah susu kunyit. Minuman ini sering menjadi andalan para orangtua untuk mengatasi flu.

Anda ingin mencoba? Cara membuatnya tidaklah sulit. Cukup panaskan segelas susu dalam panci dicampur kunyit bubuk dan irisan jahe secukupnya ditambah beberapa butir kapulaga. Pemanasan tidak perlu sampai mendidih, cukup sampai susu menjadi panas, dan rasa serta aroma kunyit, jahe, dan kapulaga keluar. Susu kunyit yang hangat pun siap dinikmati. Selamat mencoba.

Demikian artikel tentang manfaat kunyit untuk kesehatan, semoga menambah khasanah pengetahuan anda.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: