Hangatnya Khasiat Kayu Putih

January 5, 2015

kayu putih

Tanaman satu ini namanya sudah sangat terkenal sebagai salah satu nama minyak gosok yang banyak digunakan berbagai usia dimana saja dan kapan saja. Sebenarnya selain sebagai penghangat badan, kayu putih juga memiliki banyak manfaat lain bagi kesehatan.

Tanaman Tropis

Kayu putih merupakan salah satu tanaman yang sangat dikenal karena memiliki khasiat dalam pengobatan sehingga sering diolah sebagai salah satu minyak botolan dalam berbagai bentuk dan merek.

Walau kita mengenalnya dalam bentuk minyak, kayu putih sebenarnya adalah pohon yang juga disebut sebagai Gelam (Melaleuca leucadendra). Tanaman tahunan anggota jambu-jambuan dengan warna batang putih ini memang kurang dikenal jika dibandingkan olahannya yang berbentuk minyak hasil ekstrak daun dan rantingnya menggunakan metoda penyulingan atau penguapan. Sebagai salah satu tanaman dari daerah tropis, kayu putih dapat tumbuh baik di daerah beriklim kering dan sedikit panas seperti di bagian timur Indonesia dan Australia bagian utara. Selain itu, tanaman yang juga dikenal sebagai weeping paperbark atau swamp tea tree dalam bahasa Inggris ini juga banyak ditemukan di hutan dimana terdapat sumber air segar sepanjang tahun.

Minyak dari tanaman kayu putih sangat mudah menguap, sehingga pada saat hari panas orang yang berdekatan dengan pohonnya dapat mencium baunya dari jarak yang cukup jauh. Aroma yang berasal dari daun kayu putih sangat disukai sebagian besar orang karena dapat menenangkan dan menstimulasi saraf. Daun kayu putih memiliki rasa pahit, pedas dan hangat. Bunganya dapat dijadikan sebagai minuman yang menyegarkan.

Berbagai Manfaat Kayu Putih

Kayu putih memiliki berbagai kandungan senyawa kimia alami dengan berbagai fungsi bagi kesehatan seperti stimulan, antiseptik, antijamur, desinfektan, diaforetik (peluruh keringat), ekspektoran (mengencerkan dahak), dan antispasmodik (mengurangi atau menghentikan kejang otot). Sebagai stimulan tingkat tinggi, kayu putih dapat meningkatkan kecepatan denyut jantung saat dikonsumsi sehingga menimbulkan sensasi hangat pada tubuh.

Selain itu karena bersifat ekspektoran, minyak kayu putih juga digunakan dalam mengatasi gangguan hidung dan tenggorokan, batuk, serta bronkitis.

Hampir seluruh bagian tanaman kayu putih dapat dimanfaatkan sebagai obat. Daun kayu putih misalnya sering digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi bengkak dan menghilangkan nyeri (analgetika), radang usus, diare, rematik, asma, radang kulit, eksim, insomnia, dan sakit kepala. Selain itu minyak atsiri dari hasil sulingan daun juga dapat digunakan untuk mengobati radang tenggorokan dengan cara dihirup, serta seduhannya dapat digunakan seperti teh untuk mengatasi sakit perut, rematik, nyeri pada tulang dan saraf (neuralgia), radang usus, diare, batuk, demam, sakit kepala dan sakit gigi. Kulit batang kayu putih juga dapat digunakan untuk mengatasi luka bernanah dengan cara dicampurkan sedikit jahe dan asam jawa lalu ditumbuk halus dan ditempelkan pada bagian yang luka seperti dilaporkan beberapa sumber. Sifat antiseptik dan antibakteri minyak kayu putih sangat efisien dalam menanggulangi infeksi kuman, virus dan jamur, selain bermanfaat sebagai kosmetik dan tonik yang menghaluskan dan mencerahkan kulit.

Walau minim efek samping, berbagai penggunaan kayu putih harus sesuai dosis dan aturan pakai sehingga tidak menimbulkan akibat yang tidak diinginkan. Selain itu hindari konsumsi oleh wanita hamil dan menyusui serta jangan menggunakan minyak kayu putih pada wajah anak kecil karena dapat mengakibatkan gangguan pernafasan serius serta berhati-hati jika menggunakan minyak kayu putih pada penderita asma (Pharmazie, 1999).

Obat Tradisional dari Kayu Putih

Memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, berikut beberapa ramuan herbal dari kayu putih yang dapat dicoba.

• Demam, Flu, dan Batuk

Siapkan sekitar 10 gram daun kayu putih yang telah dibersihkan, rebus dengan dua gelas air hingga tersisa setengahnya. Dinginkan, lalu saring dan minum ramuan dua kali sehari, masing-masing setengah gelas.

• Radang Kulit dan Eksim

Satu genggam daun kayu putih dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Setelah diangkat, diamkan hingga hangat kuku kemudian gunakan untuk membasuh bagian tubuh yang terkena radang kulit.

• Rematik, Nyeri Saraf, Radang Usus, dan Diare

Sekitar 6-10 gram daun kayu putih yang sudah kering direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah didinginkan, saring, dan minum air ramuan dua kali sehari masing-masing setengah gelas.

• Lesu, Lemah dan Insomnia

Kulit kering kayu putih sebanyak 6-10 gram dibersihkan, lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air hingga 1 gelas, dinginkan lalu saring dan minum.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: