Dilema Cara Diet Paling Berat, Terbongkar!

September 20, 2013

cara diet

“Libur berdiet satu kali dalam seminggu justru dapat menyukseskan program Anda,” pesan Kathy McManus, R.D., kepala departemen nutrisi di Brigham and Women’s Hospital, Boston, AS. Cara diet yang superketat harus dihindari karena dapat jadi bumerang, Anda bisa tambah kalap melahap makanan.

DILEMA DIET #1
Apa beda gandum dan purna gandum?

“Coba lihat komposisi di bungkus roti Anda. Jika tak ada tulisan whole (puma), berarti roti Anda termasuk jenis roti putih,” tutur Lisa Young, Ph.D., R.D., asisten profesor nutrisi di New York University, AS, dan penulis The Portion Teller Plan. Whole grains, seperti namanya, mengandung gandum yang masih memiliki pembungkus biji. Jenis gandum ini memiliki vitamin, mineral, dan serat tinggi. Berbeda dengan produk non-whole-grains, yaitu biji gandum yang telah melalui suatu proses pembersihan. Proses ini membuat tekstur biji gandum jadi lebih halus, namun nutrisi yang terkandung di dalamnya pun ikut hilang.

DILEMA DIET #2
Makan malam berdampak buruk bagi tubuh?

Tidak, kalau dilihat dari sisi fisiologis. “Tapi Anda harus ingat, kalori yang masuk jika tidak dibakar akan menumpuk. Akibatnya berat Anda bisa bertambah,” terang Dr.Leane Suniar, MSc. SpGK., ahli gizi klinik. Tubuh Anda akan tetap menyerap kalori. Siang atau pun malam. “Rasa jenuh dan tontonan TV, kadang jadi penyebab utama makan berlebih di malam hari,” tambah Lisa Young.

Mengudap di tengah malam sama saja dengan makan tanpa tujuan. Termasuk juga ngemil keripik, es krim, atau snack berkalori kosong lainnya. Coba ingat, ketika Anda menghabiskan satu wadah besar pop corn kala nonton film action. Lebih baik, ganti segera kudapan Anda dengan satu genggam kacang panggang (170 kalori), 12 biji keripik tortilla (130 kalori), atau satu buah apel kecil (80 kalori). Jumlah kalori sedikit tetapi perut Anda bahagia.

DILEMA DIET #3
Berapa lama kebiasaan “makan sehat” saya terlihat hasilnya?

“Dua hingga empat minggu masa diet, akan mulai terlihat hasilnya,” ucap McManus. “Secara realistik, Anda dapat susutkan lemak dua hingga tiga kilo pada bulan pertama.” Maka, Anda dapat saja melihat perubahan itu lebih awal. Dalam hal ini, 0,5 kg bernilai sama dengan 3500 kalori. Logikanya, jika Anda kurangi 3500 kalori dalam tubuh, berat badan akan turun 0,5 kg. Anda dapat lakukan itu dengan memangkas 500 kalori per hari dalam satu minggu. Jangan sedih kalau timbangan Anda belum tampilkan perubahan. “Mungkin, kalkulasi kalori Anda kurang tepat,” terang McManus. Tapi, jangan terlalu girang, kalau berat tubuh Anda turun banyak pada awal minggu. Kemungkinan besar yang susut adalah kandungan air bukan lemak.

DILEMA DIET #4
Haruskah saya kurangi konsumsi pemanis buatan?

Menurut Lisa Young, boleh saja kok. Pemanis buatan, pengganti gula asli, memang diharapkan dapat mendukung program penurunan berat badan. Biasanya pemanis buatan ini terkandung dalam minuman soda diet dan yogurt, berguna memberi rasa manis tanpa menambah kalori. Namun, hasil riset menunjukkan, pemanis buatan dapat menghalangi usaha diet Anda. Terbukti, 55% orang yang rutin minum satu sampai dua kaleng soda diet per hari malah alami kelebihan berat badan setelah 7 tahun. Hasil studi ini dilakukan para peneliti di University of Texas Health Science Center, San Antonio, AS, terhadap 622 orang dewasa berberat tubuh normal. Namun, pada peminum soda reguler yang mengalami kenaikan hanya 33%. Para pakar nutrisi yakin, hal ini disebabkan pemanis buatan dapat memicu keinginan kuat mencari makanan manis lantaran tubuh kebingungan menghitung kalori. Selain itu, ada kecenderungan Anda akan mengonsumsi minuman “aman” ini lebih banyak padahal dapat berakibat fatal. Apalagi bagi Anda yang sensitif terhadap bahan kimia. Sakit kepala, diare, dan sakit perut kerap menyertai penggunaan “gula palsu” tersebut. Mulai sekarang awasi asupan gula Anda.

DILEMA DIET #4
Saya sudah melahap salad semangkuk besar, tapi kenapa masih lapar?

Sepertinya Anda melupakan satu bahan penting: protein! “Satu mangkuk besar sayur-mayur tak akan lama menahan rasa kenyang di perut Anda,” terang Leslie Bonci, R.D., kepala nutrisi olah raga di University of Pittsburgh Medical Center. Protein dicerna lebih lama ketimbang karbohidrat dan lemak. “Maka, tambahkan tahu, tuna, ayam, atau kacang- kacangan pada salad Anda. Dijamin, rasa kenyang bertahan lebih lama di perut,” begitu tutur Dr. Leane.

DILEMA DIET #5
Saat berat badan susut apa yang sebenarnya terjadi dengan si lemak?

“Sel lemak tubuh menipis dan isinya diserap – kadang dikeluarkan atau dipakai sebagai energi bagi fungsi sel-sel yang lain,” jelas Leslie Bonci. Kabar buruknya, saat sebuah sel lemak terbentuk, Anda hanya dapat mengubah ukurannya. Bila berat badan turun, sel lemak mengecil. Sedang bila berat badan naik, ukuran sel jadi lebih besar. Sel lemak hanya dapat dihilangkan dengan cara sedot lemak alias liposuction. “Anda bisa menghitung ketebalan lemak melalui Masa Indeks Tubuh,” tambah Dr. Leane.

DILEMA DIET #6
Apakah mengonsumsi jenis makanan tertentu dapat tingkatkan metabolisme tubuh?

Tidak. Saat kita bicara tentang cara diet, satu-satunya cara agar pembakaran kalori maksimal, makanlah dalam porsi kecil, tapi sering. Pastikan setiap hari, Anda makan berat 3 kali, diselingi snack 2 kali, atau makan lima kali, setiap tiga hingga empat jam. “Ingat, tidak makan bisa memperlambat metabolisme tubuh,” pesan McManus. “Saat Anda memilih tidak makan, tubuh akan menerima sinyal ini sebagai ancaman kelaparan. Pada akhirnya, metabolisme menurun dan tubuh pun ‘menjerit’ meminta asupan kalori apapun jenisnya,” papar McManus. Kunci utama menyegarkan metabolisme tubuh adalah berolahraga.

DILEMA DIET #7
Kalau ingin berat badan turun lebih baik pilih makanan rendah karbohidrat atau rendah lemak?

Tidak dua-duanya. “Penurunan bobot tubuh fokus utamanya adalah kalori,” ucap Lisa Young. Mengurangi karbohidrat sama saja artinya dengan “senjata makan tuan”. Tubuh kita butuh karbohidrat untuk energi. Bila Anda berdiet karbo, sama artinya mengurangi pasokan serat. Akibatnya, Anda akan selalu lapar setiap saat. Hal ini juga berlaku buat lemak. Sedikit lemak bagus untuk program diet Anda. Agar berat badan turun, santaplah makanan rendah kalori, diet seimbang, dan selektif dalam pemilihan makanan. Contohnya, pilih makanan karbohidrat yang mengandung purna gandum; pilih lemak sehat yang bersahabat dengan jantung: minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan.

DILEMA DIET #8
Perlukah saya minum multivitamin?

Anda tidak perlu multivitamin tambahan jika asupan 1800 kalori setiap hari dapat terpenuhi. Lebih baik lagi jika diet Anda seimbang dan sehat. “Cobalah banyak mengonsumsi buah, sayur-mayur, purna gandum, sedikit lemak sehat dan juga protein,” pesan McManus. Tapi jika Anda mengurangi kalori, multivitamin sangat dianjurkan. “Kalau tidak, sangat sulit sekali mendapatkan semua vitamin, mineral, dan nutrisi yang Anda butuhkan,” tambahnya.

DILEMA DIET #9
Apakah zat additive (bahan tambahan), yang dipakai dalam jenis makanan tertentu, membuat anak-anak jadi hiperaktif. Benarkah zat itu juga berefek pada orang dewasa?

Bisa jadi. Menurut John Warner, M.D., profesor pediatrik di Imperial College, London, Inggris, “Beberapa orang dewasa dapat mengalami efek samping seperti mudah marah.” Hasil studi menunjukkan: anak-anak yang mengonsumsi produk dengan bahan tambahan seperti pewarna dan sodium benzoate cenderung hiperaktif. Masih diperlukan penelitian lebih dalam guna menentukan siapa yang paling rentan terkena efek samping zat additive. Jika Anda ingin kurangi zat ini, tanyakan pada dokter, jenis makanan yang harus dihindari.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: