Cara Merawat Telinga Agar Tetap Sehat

May 1, 2014

cara merawat telinga

“Dia tadi bicara apa ya?”, “Apa sih yang dibicarakannya?”, “Suaranya tidak terdengar.” Kalimat ini sering terlontar dari bibir manakala seseorang merasa kurang nyaman dengan pendengarannya. Padahal, kondisi ini bisa dihindari jika saja Anda mau memelihara dan merawat kesehatan telinga.

Banyak orang kurang menyadari pentingnya fungsi telinga. Terlebih lagi, tanpa telinga, secara otomatis, seseorang menjadi bisu. Hal ini dikarenakan tidak ada suara yang mereka tangkap atau dengar.

Telinga pada dasarnya memiliki berbagai susunan dengan fungsi yang berbeda-beda. Sebut saja daun telinga yang memiliki fungsi mengarahkan suara ke lubang telinga yang akan diteruskan ke bagian dalam telinga yang akan dikirimkan ke otak. Dengan demikian, otak dapat menerjemahkan berbagai suara tersebut. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan indera yang satu ini.

Lalu, bagaimana cara menjaga dan merawat telinga yang tepat? Langkah pertama, pastinya Anda harus menghindarkan telinga dari berbagai macam gangguan yang dapat merusaknya. Contoh yang paling sering adalah upaya menghindari berbagai suara yang memiliki tingkat kebisingan yang sangat tinggi. Suara-suara yang dimaksud adalah suara musik ketika konser sedang berlangsung atau suara mesin di pabrik.

Selain itu, ada baiknya Anda menghentikan kebiasaan mendengar musik melalui earphone dengan volume maksimal. Alih-alih ingin mendengarkan musik lebih maksimal, hal ini malah merusak fungsi dan gendang telinga. Kalaupun terpaksa berada dalam kondisi lingkungan yang terlalu bising, sebaiknya Anda segera pindah ke tempat yang tidak bising. Bila perlu, Anda bisa menggunakan penyumbat telinga untuk mengurangi kerasnya suara yang masuk ke lubang telinga.

Beberapa penelitian juga menyebutkan kebiasaan merokok dapat mengurangi fungsi dan kualitas pendengaran. Satu hal lagi yang harus dihindari adalah membersihkan bagian dalam telinga dengan kapas telinga (cotton bud). Sebagian orang mungkin saja suka melakukan hal ini karena merasa lebih bersih dan nyaman. Padahal, penggunaan kapas telinga hanya akan mendorong lapisan lilin yang berada di lubang telinga masuk lebih dalam dan menyumbat lubang telinga sehingga mempengaruhi kemampuan pendengaran seseorang.

Cara Tepat Membersihkan Telinga

Anda yang suka berkunjung ke salon pastinya tidak asing lagi dengan istilah ear candle. Berbentuk kerucut panjang, ujung alat ini merupakan sebuah lilin berongga disulut api, sedangkan ujung satunya dimasukkan ke dalam telinga untuk membuang kotorannya. Tanpa disadari, ternyata alat ini memiliki risiko yang tinggi jika digunakan pada telinga. Jika tidak piawai menggunakannya, perawatan ini bisa menyebabkan cedera seperti terbakar, saluran telinga menutup, hingga gendang telinga berlubang. Lalu, apa cara tepat yang bisa dilakukan untuk membersihkan telinga?

Menggunakan kapas telinga atau cotton bud yang banyak tersedia di pasaran untuk membersihkan kotoran telinga mungkin saja mudah dilakukan. Terlebih lagi rasa geli yang ditimbulkannya pun menimbulkan sensasi tersendiri. Namun, sebaiknya alat ini hanya untuk membersihkan lipatan pada bagian luar telinga. Bila nekat membersihkan telinga dengan kapas telinga, bisa saja tanpa sengaja Anda malah mendorong kotoran masuk lebih jauh, bahkan merusak gendang telinga. Membersihkan bagian dalam telinga sebenarnya sangat sederhana. Caranya adalah membiarkan air masuk ke telinga saat mandi, lalu miringkan kepala untuk membuang airnya. Hanya saja, Anda harus memastikan air yang masuk ke telinga adalah air hangat. Jika air yang digunakan terlalu dingin atau bahkan panas, hal ini hanya akan menyebabkan Anda mengalami vertigo.

Namun, jika air hangat juga tidak mempan karena kotoran telinga tergolong kering atau keras, ada baiknya Anda menggunakan earwax remover. Anda juga dapat mencoba memiringkan kepala ke satu sisi saat mandi, dan memasukkan beberapa tetes mineral atau baby oil ke dalam telinga. Tunggu 1 atau 2 detik untuk melarutkan kotoran, lalu miringkan kepala Anda ke sisi sebaliknya, sehingga kotoran keluar dari telinga.

Jika beberapa cara di atas belum juga memberikan hasil yang diinginkan, inilah saatnya Anda mengunjungi dokter spesialis THT untuk membantu membersihkan kotoran telinga. Dokter THT akan bisa melihat lebih detail serta memutuskan apakah ia perlu menyedot, mengorek, atau meraih sesuatu yang tidak dapat membersihkan diri secara alami.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: