Cara Mengobati Hepatitis Dengan Ramuan Herbal

August 2, 2015

mengobati hepatitis

Hepatitis dalah peradangan hati. Pada tahap awal, terjadi pembengkakan hati yang disertai demam, kelelahan, mual, muntah, diare, dan kehilangan nafsu makan. Setelah itu, munculnya warna kuning. Penyebabnya adalah limpahan zat kuning (bilirubin) pada darah yang tampak pada kulit dan mata. Warna urine pun menjadi kelam karena keluarnya zat kuning melalui urine.

Hepatitis merupakan infeksi virus akut yang disebabkan oleh infeksi virus, dengan satu jenis virus yang ada. Ada tiga jenis hepatitis A, B, C atau virus A, B, C. Virus A ditularkan melalui air atau makanan yang terkontaminasi. Virus B melalui transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, dan hubungan seksual. Virus C melalui transfusi darah yang terkontaminasi.

Jenis hepatitis yang paling dikenal adalah virus A. Penyakit tersebut makin parah jika disertai malnutrisi, kecanduan alkohol, dan imunitas kurang. Namun, ada juga hepatitis yang tidak disebabkan virus, seperti infeksi akibat konsumsi alkohol dan obat-obatan (asetaminofen).

Pencegahan Hepatitis

Memperhatikan kebersihan pribadi dan kebersihan makanan, pastikan darah sehat, pemeriksaan berkala pada hati untuk mengetahui terjadi pembengkakan atau tidak, memeriksa darah apakah terjangkit virus-virus tersebut atau tidak, dan tidak mengonsumsi alkohol dan obat-obatan yang memicunya.

Pengobatan Herbal

Berikut ini adalah beberapa cara herbal untuk mengobati hepatitis:

a. Wortel

Wortel memberi perlindungan yang signifikan terhadap hati. Hal itu telah terbukti secara ilmiah pada hati tikus yang terpapar zat kimia, mirip hepatitis. Setelah itu, diberi ekstrak wortel. Penelitian menunjukkan tikus-tikus itu kembali pulih ketika diberi ekstrak wortel. Artinya, ekstrak wortel bekerja untuk meningkatkan kecepatan dalam membuang racun dari hati dan organ lainnya.

b. Indian Almond

Ekstrak herbal ini digunakan untuk menguatkan sel hati dan membuatnya dapat bertahan pada saat penyakit hepatitis menyerang dan pulih dengan cepat.

c. Asam (Tamarind)

Bagian dalam yang mengandung gula, yang melingkupi biji, secara umum sangat bermanfaat bagi hati, khususnya untuk penyembuhan hepatitis.

d. Schisandra

Herbal ini digunakan dalam pengobatan China dan menyebar ke seluruh dunia karena kemampuannya hebat dalam melindungi hati. Air rebusannya merupakan konsentrat untuk mengobati hepatitis C. Pil Schisandra mengandung selusin material yang diperlukan hati tanpa berlebihan sedikit pun. Bisa juga menggunakan schisandra kering dan dibuat bubuk untuk dikonsumsi sebanyak dua sendok makan tiga kali sehari, total 5—7 sendok.

e. Dandelion

Akar dandelion berada di tempat teratas daftar makanan sehat untuk hati, sebagai penguat secara umum. Akar, daun, dan buah bunga ini digunakan untuk mengobati dan melindungi hati. Daunnya bersifat diuretik sehingga membantu mengeluarkan kelebihan air dari tubuh.

Adapun akarnya digunakan untuk mengobati penyakit kuning. Bunganya kaya akan lesitin, nutrisi yang telah terbukti efektivitasnya dalam berbagai penyakit hati. Cara mengonsumsinya dapat dengan merebus daun dan bunganya atau membuat minuman herbal dari dandelion, lalu diberi licorice atau madu untuk membuatnya lebih enak.

f. Milk thistle

Biji mllk thistle melindungi hati dari peradangan yang disebabkan oleh infeksi atau efek alkohol yang berbahaya. Bahkan, herbal ini mampu membentuk kembali sel-sel hati yang rusak oleh peradangan. Biji ini sendiri atau ekstraknya digunakan untuk mengatasi sirosis hati dan hepatitis kronis.

Suplemen hati yang paling populer adalah silymarin yang terdapat di dalam milk thistle. Kandungan silymarin yang melimpah dalam milk thistle membantu melindungi hati dari berbagai bahan industri beracun, terutama karbon tetraklorida. Dengan demikian, milk thistle dapat meningkatkan fungsi hati dengan membantunya membuang racun. Milk thistle dapat dikonsumsi dengan memasukkannya ke dalam salad atau memanggang bijinya, menghaluskannya, dan meminumnya seperti kopi.

g. Chicory

Chicory termasuk keluarga milk thistle yang melindungi hati, terutama dari infeksi yang disebabkan asetaminofen. Zat tersebut ada dalam obat-obatan medis dan beberapa bahan kimia. Akar chicory dapat dibuat minuman herbal, menggunakan ekstraknya, atau daunnya dibuat pasta dan dicampur dengan daun milk thistle ditambah madu.

h. Angelica

Angelica dapat mengobati hepatitis, sirosis, dan kuning. Herbal tersebut bekerja membantu hati untuk membakar oksigen. Daunnya yang kering dapat digunakan untuk membuat minuman. Rebus 5 sendok teh dalam satu cangkir air mendidih dan minum pagi dan sore hari. Atau dengan menelan biji-bijinya, pagi dan malam hari selama satu bulan.

i. Kunyit

Kunyit pada dasarnya digunakan dalam pengobatan batu empedu. Ekstrak akarnya juga melindungi hati. Masukkan tiga sendok makan kunyit pada makanan atau minuman favorit Anda. (Baca juga: Inilah Beragam Manfaat Kunyit yang Mengagumkan)

j. Labu (Gourd)

Buah kaya akan vitamin B yang diperlukan untuk memperbaharui sel-sel hati. Labu mengandung choline, zat yang melindungi dinding sel-sel hati.

k. Kelabat

Biji kelabat mengandung gel nabati dan serat yang diperlukan untuk melindungi hati dari gejala peradangan. Herbal ini juga sumber choline yang melindungi dinding sel-sel hati. Daunnya merupakan sumber betakaroten yang merupakan antioksidan.

l. Akar Manis (Licorice)

Bahan aktif yang terdapat dalam akar licorice adalah glycrrhizin. Fungsi zat tersebut adalah menghentikan infeksi sel hati yang disebabkan oleh berbagai bahan kimia. Licorice dapat dibuat minuman yang lezat. Ekstraknya atau akarnya untuk membuat pasta dengan madu.

m. Jahe

Jahe mengandung beberapa zat yang melindungi hati. Jahe juga mengandung zingibian, sejenis enzim khusus yang memecah protein. Enzim tersebut memiliki efek antiinflamasi dan memperkuat kekebalan alami tubuh. Oleh karena itu, jahe memiliki manfaat besar untuk pengobatan hepatitis dan menjaganya.

n. Teh

Teh efektif secara medis dalam mengobati hepatitis akut. Teh bersifat menahan yang membantu mengusir bakteri atau mikrob yang menyebabkan peradangan hati. Teh juga mengandung thieopromin dan catechin, dua zat yang bekerja mencegah dan mengobati kerusakan sel.

o. Thyme

Thyme mengandung beberapa bahan kimia yang melawan penuaan sel. Oleh karena itu, thyme memperbaharui sel-sel hati dan mengembalikan aktivitasnya. Thyme juga mengandung sejumlah besar thymol, yang merupakan antiseptik yang efektif.

p. Bawang Putih

Bawang putih merupakan antiseptik, membersihkan darah, antibakteri, dan antivirus. Dengan demikian, bawang putih akan melawan virus yang menyebabkan hepatitis. Bawang putih dapat ditelan setelah dipotong atau dicincang dengan madu dan dibuat pasta. Makanlah satu sendok setiap waktu makan.

q. Zaitun/Olive

Minyak zaitun termasuk minyak tak jenuh tunggal yang paling membuat hati nyaman, memperbaiki sel-selnya, dan tidak membuatnya lelah melakukan fungsinya. Minyak zaitun dapat dimakan langsung atau masukkan satu sendok kecil minyak zaitun pada makanan favorit Anda sebagai pengganti minyak lainnya.

r. Ginseng

Para herbalis menganggap bahwa ginseng adalah mata air kehidupan. Ginseng adalah stimulan yang luar biasa, yang mengembalikan keremajaan sel-sel dan mengatasi kerusakan berbagai sel tubuh, termasuk sel-sel hati. Ginseng juga digunakan untuk semua penyakit kronis dan periode pemulihan.

Ginseng meningkatkan kinerja fungsi sel dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Masukkan satu sendok teh ginseng yang telah dididihkan dengan air dan minum saat perut kosong atau sebelum tidur. Dengan izin Allah, ramuan tersebut dapat melakukan banyak hal untuk hati.

s. Horehound

Daun horehound kering digunakan untuk melindungi hati dan mengobati radang atau mencegahnya pada mereka yang berisiko terkena hepatitis. Herbal ini dapat dibuat minuman dan diberi licorice atau madu agar manis rasanya.

Resep Herbal

1. Potong satu siung bawang putih, beri satu sendok makan madu, dan satu sendok teh habbah sauda’ bubuk. Makanlah pada waktu perut kosong di pagi hari dan sebelum tidur.

2. Makanlah thyme dengan keju putih dan minyak zaitun dengan madu.

3. Minumlah secangkir madu yang diberi satu sendok habbah sauda’ bubuk di pagi pada saat perut kosong dengan beberapa kurma atau kurma basah.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: