Bye, Bye, Virus Flu!

November 13, 2013

virus flu

Malam tahun baru tergolek lesu di kamar tidur dengan gumpalan tisu berserakan di samping Anda? Ih, amit-amit deh jangan sampai terjadi! Segera, pelajari jurus ampuh tangkal flu agar bisa sambut tahun baru dengan tubuh sehat. Get ready to say goodbye to influenza!

Pergantian cuaca atau pancaroba dari panas ke hujan biasanya menyebabkan daya tahan tubuh kita berkurang. Hal itu disebabkan karena tubuh kurang dapat beradaptasi terhadap perubahan suhu dan iklim di sekitar kita dengan cepat.

Umumnya, setiap pergantian musim seperti sekarang ini “tamu langganan” bernama virus influenza sering berkunjung ke tubuh kita. Sakit flu pun jadi ibarat tren, karena tak sedikit yang terkena, diri sendiri ataupun orang-orang di sekitar kita. Meski dikategorikan sebagai penyakit ringan namun kehadirannya tetap menyebalkan dan cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Belum lagi bila ada teman atau keluarga yang terkena gejala flu, bisa jadi tak lama lagi kita bisa ikut terkena.

Kalau begitu, kita harus berprinsip lebih baik mencegah dari pada mengobati, bukan? Namun, sebelum mencegah “kedatangannya”, lebih baik pahami lebih dulu tentang seluk-beluk penyakit influenza atau biasa disebut flu ini.

Merujuk pada penelitian Neil Schachter, M.D, Kepala Medis di Mount Sinai Medical Center, New York, AS, setiap 32 detik seseorang terkena virus flu atau menderita gejala flu. Sementara, di Indonesia umumnya, setiap tahun orang dewasa terkena gejala flu seperti pilek 2-4 kali dalam satu tahun.

Menurut Dr. Iris Rengganis, SpPD, KAI, divisi alergi imunologi klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/ RSCM, flu atau influenza disebabkan oleh virus. “Virus flu tidak hanya menyerang pada musim pancaroba, tapi kapan saja. Namun umumnya, saat perubahan musim seperti sekarang ini, daya tahan atau imunitas seseorang menurun. Maka, secara tak langsung, kita amat mudah terkena virus penyakit.”

Mengapa kita mudah sekali terkena flu? Bahkan, setiap tahun ada yang rutin terkena, entah ringan ataupun berat? Ternyata jawabnya, lingkungan kita juga pegang peranan penting. Pasalnya, virus flu terus berputar dan ada di sekitar kita tanpa disadari. “Flu menyebar lewat udara, sehingga cepat meluas. Para penderita alergi saluran napas seperti asma dan rinitis alergi, amat mudah terkena ataupun tertular flu,” ujar Dr. Iris.

Untungnya, penyakit atau virus flu di negeri kita tak terlalu membahayakan seperti flu di benua Amerika dan Eropa. Hal itu terjadi karena flu yang menyerang kawasan 4 musim berbeda dengan virus yang ada di kawasan 2 musim. Di kawasan 4 musim, ketika musim dingin tiba virus flu yang menyerang bisa mematikan, karena didukung lingkungan yang sangat dingin. “Di negara 4 musim, untuk mencegah flu biasanya pasien diberi suntikan vaksinasi. Itu karena virus tersebut bisa menyebabkan kematian bila disertai infeksi sekunder oleh bakteri pneumonia,” ungkap Dr. Iris. “Lewat batuk atau bersin saja, seorang penderita dapat menyebarkan virus flu dengan cepat ke orang-orang di sekitarnya,”.

Jurus Tangkal Virus Flu

Rutin Berkumur Menggunakan Air Mineral

Berdasarkan penelitian di Jepang, orang-orang yang biasa berkumur sebanyak tiga kali sehari, memperkecil risiko terkena flu sebanyak 36%. Menurut Ann Kulze, M.D, internist dari Charleston, South Carolina, AS, terkadang secara tak sengaja, Anda bernapas lewat mulut, akibatnya kuman pembawa virus bisa menempel pada tenggorokan atau rongga mulut. Maka, dengan rajin berkumur bisa membersihkan dan menghaluskan alur tenggorokan kita.

Minum Teh Hangat

Penelitan Universitas Harvard, AS, memaparkan mereka yang gemar minum teh hangat lebih kebal terhadap serangan virus ketimbang para penggemar kopi. Menurut Dr. Kulze, ini terjadi karena teh memiliki kandungan zat bernama catechins, yang bisa menaikkan tingkat imunitas tubuh melawan virus. Meski demikian, teh bukanlah obat yang bisa menyembuhkan flu. Ia bekerja membentuk antibodi, bukan obat penyembuhan.

Rajin Cuci Tangan

Tanpa disadari, kuman pembawa virus bisa menempel lewat tangan Anda. Apalagi bila Anda baru saja “beredar” di sebuah area publik. Mulai dari pegangan pintu, pegangan tangga, hingga pegangan kereta dorong di supermarket menjadi tempat kuman pembawa virus hinggap. “Dari tangan, kuman pembawa virus dengan mudah masuk ke jaringan tubuh yang lemah,” ujar Dr. Schachter. Padahal, bila kita mau mencuci tangan dengan sabun hanya butuh waktu 15 detik untuk membunuh kuman. Selain itu bersihkan juga kuku tangan, biar kuman pembawa virus musnah terbasmi.

Jangan Malas Bergerak

Penelitian University of South Carolina membuktikan mereka yang rajin bergerak atau aktif, entah berolahraga, berdansa atau pun senam hanya memiliki risiko kena flu 20-30% saja. Sebaliknya bila flu sudah menginfeksi Anda, segera istirahat dan jangan berolahraga.

Vaksin Anti-Flu

Melakukan vaksinasi flu bisa jadi cara efektif melindungi diri dari serangan virus flu. Di Indonesia, vaksin bisa didapatkan dengan kisaran harga antara Rp 150 ribu – Rp 200 ribu. “Dengan vaksinasi, tubuh dapat membentuk antibodi untuk melawan virus influenza. Pembentukan antibodi, umumnya berlangsung 10 – 14 hari,” ujar Dr. Iris. Namun konsultasikan dulu penggunaannya kepada dokter Anda, sebab bisa menimbulkan alergi ke sebagian orang.

Berhenti Merokok

Asap rokok yang terhisap menghancurkan cilia – rambut kecil seperti serat yang ada di dalam hidung dan paru-paru. Cilia ini berfungsi mencegah kuman di udara masuk ke dalam tubuh. Menurut Dr. Lamm asisten profesor di New York University, AS, hal itu juga terjadi bagi para perokok pasif.

Melawan Sang Pembawa Virus

Pada suatu waktu kita tak bisa menghindar bertemu orang yang menderita gejala flu seperti batuk, pilek atau bersin. Jangan takut! kami punya taktiknya.

Saat di pesawat Anda harus duduk bersama seorang yang sedang pilek, dan sering bersin.

Jangan lupa bawa satu bungkus tisu cadangan. Lalu, berikan tisu itu padanya. Maka, virus flu hanya akan berada di tisu atau orang tersebut. Norman Edelman,M.D, salah satu staf di American Lung Association menambahkan, bersihkan benda yang pernah dia sentuh atau kemungkinan terkena bersinnya, seperti pegangan targan pada bangku pesawat. “Buka dengan kekuatan penuh pengatur udara di atas kursi Anda, agar tekanan udara bisa mendorong virus ke bawah dan tidak berputar di sekitar kursi Anda,” saran Dr. Moyad dari University of Michigan Medical Center, AS.

Bila pasangan Anda sedang menderita gejala flu.

Sulit memang menghindari si dia yang sedang flu, apalagi Anda berbagi tempat tidur bersamanya. Namun, Anda tetap bisa ambil beberapa tindakan untuk melindungi diri. Dr. Schächter menyarankan agar Anda tidur di tempat terpisah. Sediakan alkohol untuk membersihkan tempat atau alat yang pernah digunakan si dia; tombol lampu dan gagang pintu. Buka jendela di rumah beberapa jam. Hindari pemakaian barang pribadi bersama-sama.

Teman kantor kena flu.

Menurut Dr. Edelman ada beberapa cara melindungi diri. Jangan gunakan telepon yang pernah digunakannya pada hari itu. Bersihkan atau lap semua barang yang pernah disentuhnya. “Virus betah di tempat yang memiliki volume padat, seperti plastik dan metal. Virus juga perlu lingkungan suhu lembab agar bisa bertahan hidup.”

 

 

loading...

Previous post:

Next post: