Aturan Mengkonsumsi Air Minum Selagi Olahraga

October 2, 2013

air minum

Tidak hanya penting dalam aktivitas sehari-hari, memperhatikan asupan air minum dalam tubuh juga penting diperhatikan saat melakukan olahraga. Kekurangan air saat berolahraga berisiko menyebabkan terjadinya kram.

Sebanyak 60 persen dari tubuh terdiri dari air. Saat berolahraga, tubuh akan kehilangan lebih banyak cairan. Jika tidak segera diganti, kekurangan cairan saat berolahraga akan menyebabkan dehidrasi. Padahal, dehidrasi saat berolahraga bisa meningkatkan risiko terkena sakit yang disebabkan temperatur panas, seperti kelelahan, heat stroke sampai cidera otot atau kram.

Cegah Cidera

Saat berolahraga tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Padahal, air sebagai bagian utama atau pembentuk sel penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Bila cairan tersebut tidak diganti, bisa mengakibatkan dehidrasi, yang memungkinkan terjadinya mudah lelah dan heat stroke, serta dapat mempengaruhi fungsi organ tubuh, seperti otak dan jantung.

Apalagi bagi yang berada di wilayah tropis berhawa panas. Berdasarkan penelitian dehidrasi 2 persen terbukti mengakibatkan hilangnya energi sebesar 30 persen. Secara fisik ini ditandai dengan dan kurangnya konsentrasi.

Bahkan, kehilangan cairan 4 persen dari berat badan bisa mengakibatkan turunnya ketahanan otot dan jantung serta berisiko menimbulkan cidera otot atau kram. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi, sebelum dan sesudah berolahraga.

Sebelum, Saat dan Sesudah

Selain mencegah dehidrasi, cukup air saat berolahraga juga berfungsi untuk membantu sendi dan jaringan tubuh, pengaturan suhu tubuh, dan transportasi zat gizi. Pemenuhan kebutuhan cairan dilakukan sebelum, saat dan sesudah olahraga. Dikatakannya, sebelum berolahraga, sebaiknya Anda minum 50-600 mL air kira-kira 4 jam sebelumnya atau 250-350 mL, 10-15 menit sebelumnya. Sedangkan pada saat berolahraga, sebaiknya Anda minum 100-250 mL air setiap 10-15 menit, walaupun tidak haus. Sesudah berolahraga, cairan yang hilang juga dikatakannya harus segera digantikan, yaitu dalam 2 jam setelah olahraga dengan meminum paling sedikit 600-700 mL air dari setiap 1 pon berat bandan yang hilang.

Namun, lakukan semua itu secara bertahap agar perut tidak begah. Jangan minum lebih dari 950 mL/jam selama latihan. Pilihan air yang diminum saat olahraga adalah air mineral dan sport drink. Sport drink adalah minuman yang mengandung sedikit gula, yang dapat menambah dan mengembalikan energi.

Olahraga dalam waktu tertetu memang dapat mengurangi cadangan gula dalam otot. Oleh sebab itu, juga bisa diganti dengan minuman yang mengandung elektrolit dan air atau air dengan sedikit gula.

Cegah Dehidrasi Saat Olahraga:

□ Cukupi kebutuhan air Anda sebelum dan saat berolahraga.
□ Timbang berat badan Anda sebelum dan sesudah berolahraga.
□ Segera ganti cairan setelah berolahraga,yaitu 600-700 mL air dari setiap 1 pon berat badan yang hilang.
□ Pilih minuman yang tepat, yaitu air mineral jika olahraga kurang dari 60 menit atau sport drink jika lebih.
□ Cek hidrasi Anda dengan cek warna urin.

Tangani Dehidrasi Saat Olahraga:

♦ Stop Olahraga.
♦ Cek cairan atau dehidrasi.
♦ Cek berat badan.
♦ Berikan minum yang cukup sedikit demi sedikit.
♦ Lakukan peregangan jika terjadi kram.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: