7 Makanan Pembuat Awet Muda

June 10, 2013

Awet muda adalah kondisi tubuh — baik luar maupun organ dalam — yang terlihat lebih muda dibanding umur kronologis. Awet muda juga berarti lebih muda secara penampilan daripada parameter tubuh normal. Syarat paling penting untuk awet muda adalah tidak terdapatnya tumpukan lemak di dalam tubuh.

Cara makan yang menjaga kita tetap awet muda pada dasarnya adalah makan sehat sesuai kebutuhan kalori kita. Akan tetapi, konsumsi protein serta antioksidan yang tinggi benar-benar diperlukan tubuh agar organ tetap berfungsi baik dan proses penuaan dapat dihambat.

Berikut ini beberapa jenis makanan yang perlu dimasukkan ke dalam diet harian kita dalam jumlah cukup untuk tetap sehat dan awet muda:

1. Buah

makanan pembuat awet muda

Merupakan makanan yang menyehatkan dan banyak manfaat karena di dalamnya terkandung:

  • Vitamin dan mineral yang berfungsi mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh yang berperan sebagai perantara untuk proses metabolisme sel serta berguna sebagai antioksidan yang akan menangkal radikal bebas.
  • Air akan mencukupi kebutuhan air tubuh. Kita tahu kegunaan air sangat penting bagi sel tubuh kita seperti pengencer darah kita. Tanpa air, sel darah dan bahan makanan tidak dapat dikirim ke seluruh sel tubuh kita.
  • Warna buah sebagai zat fitokimia yang berperan sebagai antioksidan yang akan menangkal radikal bebas.
  • Serat yang sangat berguna bagi kesehatan saluran cerna. Kita akan terhindar dari konstipasi (sulit buang air besar), dan juga berguna sebagai prebiotik yang akan menyuburkan tumbuhnya bakteri baik (probiotik), yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh kita, misalnya menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal.

2. Teh Hijau

makanan pembuat awet muda

Daun tanaman teh mengandung antioksidan tinggi yang bernama katekin. Studi di Jepang telah membuktikan bahwa orang-orang yang minum teh hijau mampu menurunkan berat badan dan memperkecil lingkar pinggang secara signifikan hanya dalam 12 minggu. Ini karena katekin efektif meningkatkan metabolisme. Katekin juga memperpanjang usia. Studi yang dilakukan oleh American Medical Association pada tahun 2006, yang mengikutsertakan lebih dari 40.000 orang dewasa Jepang selama satu dekade, membuktikan bahwa mereka yang minum lima cangkir teh atau lebih per hari 26 persen lebih rendah risikonya untuk meninggal dibandingkan mereka yang minum teh kurang dari itu.

3. Putih Telur

makanan pembuat awet muda

Dengan hanya 72 kalori, setiap butir telur memberikan 6.3-8 gram protein kualitas tinggi dan nutrisi penting lainnya. International Journal of Obesity menemukan bahwa orang yang menggantikan karbohidrat dengan telur untuk sarapan dapat menurunkan berat badan 65 persen lebih cepat. Para pemakan telur juga cenderung terpenuhi kebutuhan vitamin B12, vitamin A, dan vitamin E.

4. Avokad

makanan pembuat awet muda

Lemak yang terkandung dalam buah avokad adalah jenis lemak sehat yang tidak menggemukkan. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa lemak tak jenuh tunggal daiam avokad dapat menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung.

5. Almond

makanan pembuat awet muda

Almond membantu mencegah kita dari merasa lapar. Studi menunjukkan bahwa mereka yang makan kacang almond merasa kenyang selama 1,5 jam lebih lama daripada yang makan kue. Satu ons almond — atau sekitar 23 kacang — sehari menyediakan hampir 9 gram asam oleat untuk jantung sehat, lebih besar daripada jumlah yang ditemukan dalam kacang- kacangan seperti kenari, atau kacang mede. Lemak tak jenuh tunggal dalam almond dapat meningkatkan memori dan mencegah kepikunan.

6. Bawang Putih

makanan pembuat awet muda

Bawang putih mengandung alisin, zat antibakteri dan antijamur yang dapat membasmi kanker, memperkuat jantung, mengurangi penyimpanan lemak. dan membasmi jerawat dan peradangan. Untuk mengaktifkan alisin, kupas kulitnya, makan bawang putih utuh jangan dihaluskan dan dipanaskan terlalu lama karena akan membuat zat ini jadi tidak berguna. Bila tidak tahan dengan baunya, gantilah dengan suplemen bawang putih.

7. Paprika

makanan pembuat awet muda

Semua paprika kaya akan antioksidan. Zat karotenoid terkonsentrasi dalam daging paprika, dan zat ini sama dengan yang terkandung dalam buah dan sayur kaya antioksidan seperti jeruk, tomat. dan wortel. Zat ini bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, perlindungan terhadap kerusakan kulit akibat sinar matahari, dan mengurangi risiko beberapa jenis kanker.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: