7 Cara Mengatasi Diare Dengan Ramuan Herbal

September 3, 2016

cara mengatasi diare

Beberapa obat herbal untuk mengatasi diare termasuk penggunaan air barley, air kelapa, teh hijau, yogurt, jahe, jeruk nipis, gooseberry, cuka sari apel, campuran jintan dan biji fenugreek, serta daun kemangi dalam berbagai bentuk .

Penyebab paling umum dari diare adalah infeksi virus atau bakteri yang dikonsumsi melalui air atau makanan yang terkontaminasi, namun untungnya, hal itu dapat dicegah dengan mengikuti beberapa metode pencegahan yang mudah. Ada dua jenis diare; akut atau kronis. Beberapa tindakan pencegahan dasar yang harus diingat, termasuk menghindari jajan di pinggir jalan dan selalu mencuci tangan dengan benar sebelum makan. Metode terbaik pencegahan adalah dengan mengkonsumsi makanan yang disimpan dan disiapkan di rumah sesering mungkin.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, penyebab diare termasuk bakteri, virus, parasit, antibiotik, dan penyakit yang mempengaruhi perut atau usus kecil.
Diare tidak lain adalah sebuah manifestasi dari fungsi yang tidak tepat dari sistem pencernaan. Hal ini biasanya terjadi ketika ada cairan yang berlebihan di usus, yang mempengaruhi pergerakan usus, menyebabkan berbagai jenis diare yang bervariasi dari orang ke orang.

Diare memakan waktu sekitar 3-4 hari untuk disembuhkan, tergantung pada dampak yang disebabkan oleh penyakit atau infeksi tersebut. Durasi dan tingkat keparahan tergantung pada riwayat kesehatan seseorang juga. Kadang-kadang, mengubah diet anda juga dapat membantu menyembuhkan diare. Beberapa pengobatan herbal yang telah terbukti untuk diare adalah sebagai berikut:

Cara Mengatasi Diare Dengan Ramuan Herbal

Pengobatan herbal untuk diare dapat efektif pada orang-orang dengan tingkatan yang berbeda-beda, tergantung pada intensitas dan penyebab diare.

1. Teh Hijau

Semua herbal adalah baik untuk kesehatan dalam beberapa cara. Teh hijau tersedia dalam rasa yang bervariasi dan semua orang dapat mengkonsumsinya secara teratur tanpa takut efek samping yang merugikan. Teh hijau membantu sistem internal anda berfungsi dengan baik dan juga memelihara kulit dan penglihatan mata anda. Secara umum, dianjurkan untuk mengkonsumsi teh hijau setiap hari karena dapat menenangkan sakit perut, serta mengurangi keparahan dan durasi diare.

2. Yogurt

Hanya 2 mangkuk yogurt dapat membantu menyembuhkan diare dan ini adalah salah satu yang terbaik dan cukup mudah dijumpai di pasar-pasar.

3. Jus Jeruk Nipis

Jus jeruk nipis juga merupakan salah satu obat herbal terbaik untuk diare. Anda dapat minum air jeruk nipis dalam kondisi hangat. Anda juga dapat menambahkan madu untuk meningkatkan rasa dan itu adalah pereda diare yang sangat kuat. Ini dapat dikonsumsi 2-3 kali sehari untuk hasil terbaik.

4. Air Barley / Air Kelapa

Karena cairan ini mengandung kanji dan memiliki kekentalan yang baik, mereka membantu mengurangi cairan yang berlebihan di usus. Selain itu, membantu menenangkan perut anda sehingga mengurangi rasa panas pada perut. Asup cairan ini setiap 5 jam atau 2-3 kali sehari, tergantung pada beratnya diare.

5. Jahe

Jahe adalah obat alami dan dapat digunakan dalam diet harian anda juga. Anda dapat mengambil sepotong kecil jahe, menghancurkan atau memarutnya, dan mencampurnya dengan satu sendok teh madu untuk menambah rasa manis. Pastikan untuk tidak minum air segera setelah meminum campuran ini.

6. Buah dan Sayuran

Sayur dan buah tinggi serat harus dihindari. Juga jauhkan alkohol dan kafein sampai diare anda benar-benar sembuh. Jus apel dan produk susu, kecuali yogurt, juga harus dihindari, karena mereka dapat memperburuk diare. Makan makanan yang baik dan sehat dan hindari makanan berlemak juga. Beras merah juga dapat membantu mengurangi gejala dengan menyerap kelebihan air dan menambahkan kepadatan kembali pada feses anda.

7. Madu

Jika anda memilih untuk menggunakan madu, pastikan untuk menggunakan madu mentah/asli. Ambil satu sendok teh madu, tambahkan sedikit bubuk merica diatasnya dan telan dalam satu kali suapan. Pastikan anda tidak minum air selama setidaknya setengah jam setelah mengkonsumsi ini untuk mendapatkan hasil terbaik.

Umumnya, diare tidak terlalu berbahaya, namun itu dapat menjadi sinyal masalah yang lebih serius dan menjadi berbahaya jika terjadi terus menerus dalam waktu yang lama, terutama karena menyebabkan dehidrasi berat. Konsultasi pada dokter adalah tindakan yang sangat disarankan, terutama dalam kasus diare disertai dengan beberapa gejala tambahan seperti sakit parah di rektum atau perut, darah dalam tinja, demam, diare yang berlangsung selama lebih dari tiga hari, atau gejala dehidrasi. Perhatian khusus harus diambil ketika yang terkena diare adalah anak-anak.

Demikianlah artikel cara mengatasi diare, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kesehatan para pembaca sekalian.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: