6 Strategi Untuk Memerangi Kelelahan

February 24, 2014

kelelahan

Hampir setiap hari, kita dapat mendengar ada salah seorang di sekitar kita yang mengeluh selalu merasa kelelahan. Kebanyakan dari mereka, atau bahkan diri kita sendiri sering menyalahkan keadaan dengan mengatakan bahwa terlalu banyak pekerjaan yang harus dilakukan atau waktu yang kita miliki terlalu singkat, terutama pada saat-saat dimana kita sedang ekstra sibuk. Namun seringkah sebenarnya biang keladinya berasal dari kebiasaan sehari-hari kita, yaitu bagaimana kita makan, istirahat dan mengatasi masalah emosional.

Makanan memiliki peranan penting dalam menentukan sebaik apa tubuh kita dapat berfungsi. Kita dapat melihat sendiri pengaruhnya pada orang yang menyantap menu pasta atau Chinese food, yang cenderung akan mengantuk satu jam setelahnya. Atau saat seseorang sedang kekurangan cairan tubuh, ia cenderung menjadi pelupa dan sulit berkonsentrasi. Di bawah ini adalah 6 strategi nutrisi terbaik untuk memerangi terjadinya kelelahan mendadak yang seringkai kita alami tanpa sebab (namun ternyata ada sebabnya kok).

1. Sarapanlah, bahkan jika anda tidak sedang lapar sekalipun

Anda akan menjadi orang yang jauh lebih keren, lebih hebat dan lebih sehat. Studi membuktikan bahwa orang-orang yang sarapan teratur akan merasa lebih baik dalam hal mental maupun fisik dibanding orang yang melewatkan sarapannya. Para peneliti dari Cardiff University di Inggris juga menemukan bahwa memakan semangkuk sereal setiap pagi akan membuat seseorang memiliki kadar kortisol (hormon stres) yang lebih rendah.

2. Makan setiap 3 atau 4 jam sekali

Makan 3 kali sehari dengan porsi kecil-kecil, diselingi dengan 2 kali waktu snack sepanjang hari akan dapat mempertahankan kadar gula darah dan tingkat energi anda tetap stabil. Perhatikan kata porsi ‘kecil-kecil’ disini. Makanan dalam porsi besar berarti akan membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya, sehingga dapat membuat anda merasa mengantuk dan lesu sesudah makan dan bukannya menjadi bertenaga.

Pada setiap porsi kecil ini, pastikan untuk menyertakan kombinasi yang lengkap dari protein, karbohidrat, dan lemak yang sehat seperti misalnya dari ikan, kacang-kacangan, dan minyak zaitun (olive oil). Sumber protein dan lemak seperti ini akan menghasilkan kepuasan dalam makan, sehingga nantinya anda tidak akan mencari makanan manis lagi sejam kemudian dan berakhir dengan memasukkan tumpukan gula yang merusak ke dalam tubuh.

3. Makan serat lebih banyak

Serat memiliki efek pelepasan karbohidrat yang terkontrol, jadi ini membuat karbohidrat yang dilepaskan masuk ke dalam aliran darah secara perlahan dan teratur, sehingga energi anda tetap terjaga dengan stabil. Rata-rata orang hanya mengkonsumsi sekitar 10-15% jumlah AKG yang dianjurkan. Sedangkan jumlah yang benar seharusnya adalah sekitar 30-35% AKG.

4. Isi otak anda dengan Omega-3

Dapat ditemukan pada ikan berlemak seperti tuna atau salmon, walnut atau kenari, dan minyak canola. Asam lemak esensial ini memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan sel-sel otak dan membuat anda tetap waspada secara mental.

Bonus lainnya yang sangat berharga, omega-3 membuat tubuh menyimpan karbohidrat yang masuk cenderung lebih ke dalam bentuk glikogen, yang merupakan cadangan energi utama bagi tubuh, dan bukan dalam bentuk tumpukan lemak.

5. Tetap terhidrasi dengan baik

Air merupakan bagian mayoritas dari darah dan juga cairan tubuh lainnya. Hanya dehidrasi ringan saja sudah dapat menyebabkan darah menjadi mengental, yang kemudian memaksa jantung untuk bekerja lebih keras memompa darah ke seluruh sel dan organ tubuh sehingga menyebabkan anda menjadi kelelahan.

Sebagai tambahan, jumlah cairan yang banyak dapat menjaga agar nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan sebagai penghasil energi anda dapat mengalir ke seluruh bagian tubuh.

Untuk mengukur apakah tubuh anda sudah terhidrasi dengan baik, para ahli nutrisi menyarankan agar anda memonitor seberapa sering anda buang air kecil. Anda harus buang air kecil setiap 2-4 jam sekali dan urin yang dikeluarkan juga harus jernih atau berwarna kuning pucat.

Tip: Bukan hanya dengan memperbanyak minum air putih, untuk dapat terhidrasi dengan baik, anda juga dapat memperoleh cairan dari jenis makanan lain yang secara alami sudah mengandung kadar air yang banyak. Contohnya ialah yogurt, brokoli, wortel, dan buah-buahan berair seperti semangka, jeruk, jeruk besar (jeruk bali) dan lainnya.

6. Perhatikan konsumsi kafein setelah lewat jam makan siang

Memang benar, mengkonsumsi kafein dalam jumlah rata-rata sekitar 200 hingga 300 mg, atau sekitar sejumlah 2-3 gelas kopi, dapat membuat seseorang menjadi lebih energik dan lebih terjaga selama beberapa jam ke depannya. Namun ketika anda mengkonsumsi kafein ini dalam jumlah besar, atau di waktu kapan pun sekitar tengah hari sampai malam hari, maka akibatnya kualitas tidur anda akan menurun tajam, yang kemudian menyebabkan kelopak mata anda menjadi berat pada keesokan harinya.

Perhatian bagi orang yang memiliki sensitifitas yang tinggi terhadap kafein: menukar latte anda yang biasa dengan produk decaf memang kelihatannya dapat memecahkan masalah ini. Ternyata para peneliti di University of Florida, Amerika, menemukan bahwa dalam 22 minuman kopi decaffeinated yang dites, hanya satu yang benar-benar bebas dari kafein dan sisanya masih mengandung sedikit kafein.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: