6 Informasi Keliru Tentang Minuman Ringan

October 7, 2013

minuman ringan

1. Minum diet soda dalam kaleng menurunkan berat badan. Fakta: Salah satu anggapan masyarakat yang keliru saat ini adalah bahwa dengan minum minuman ringan diet yang tidak mengandung koson. Anda bisa menurunkan berat badan. Penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Diabetes, Digestive and Kidney Diseases tahun 2010 menunjukkan bahwa minuman ringan — yang umumnya dibuat dengan gula buatan seperti aspartam, sukralosa. dan sakarin — justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Mencicipi minuman manis dapat memicu reseptor di otak yang menerjemahkan selera tertentu ke dalam kalori dan menyebabkan peningkatan sekresi insulin dan nafsu makan.

2. Minuman ringan tidak berkaitan dengan risiko diabetes. Fakta: 1 kaleng soda rata-rata mengandung sekitar 140 kalori dan 15 sendok teh gula. Peningkatan jumlah konsumsi gula akan menyebabkan peningkatan diabetes tipe 2. Selain itu, orang yang minum minuman ringan cenderung membuat pilihan makanan lain yang tidak sehat yang mengarah pada obesitas.

3. Minuman ringan tidak menyebabkan osteoporosis. Fakta: Apakah Anda minum minuman diet atau sarat gula. kemungkinan besar Anda menghilangkan minuman sehat lainnya dari diet harian Anda. Minuman ringan sering berfungsi sebagai pengganti susu, yang sangat penting untuk membentuk dan mempertahankan tulang yang kuat. Osteoporosis, atau pengeroposan tulang, juga merupakan akibat asam fosfat dan kafein yang terkandung dalam minuman ringan.

4. Minuman ringan itu baik karena mengandung kafein. Fakta: Banyak orang minum kafein untuk menebus kekurangan tidur dan percaya bahwa dengan minum lebih banyak kafein yang ditemukan dalam minuman ringan, mereka dapat mengurangi efek dari tidur yang kurang. Faktanya, dengan meningkatkan konsumsi kafein, Anda sebenarnya bisa menambah masalah tidur Anda. Efek samping kafein adalah kegelisahan, lekas marah, dan insomnia. Efek samping yang parah biasanya terjadi ketika Anda mengonsumsi lebih dari 300 mg kafein sehari.

5. Minuman cola aman dikonsumsi. Fakta: Semua jenis minuman ringan bersifat sangat asam, terutama cola. Untuk menetralisir segelas cola, Anda harus minum 32 gelas air basa ber-pH tinggi. Jika sel-sel tubuh tidak dapat dipertahankan dalam kondisi seimbang, sel kanker dapat tumbuh dalam tubuh kita.

6. Bagaimanapun, minuman ringan itu bergizi. Fakta: Energi yang terkandung dalam minuman ringan semata-mata berasal dari gula halus. Minuman ringan tidak mengandung gizi sama sekali, justru seringkali mengandung hard liquor. Kerusakan hati telah ditemukan di kalangan remaja yang minum dalam jumlah besar minuman ringan, sama dengan kalangan para pecandu alkohol kronis.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: