5 Manfaat Buah Blueberry Untuk Kesehatan

November 8, 2014

blueberry

Ukurannya memang kecil, tapi manfaat yang ditawarkannya untuk kesehatan sangatlah besar. Dari meningkatkan kesehatan otak, mengatasi infeksi saluran kemih, hingga memperbaiki kesehatan jantung.

Sepintas buah kecil berwarna biru gelap ini terlihat biasa. Namun sebenarnya blueberry kaya dengan antioksidan yang membantu mengatasi radikal bebas. Radikal bebas di dalam tubuh dikaitkan dengan perkembangan kanker, penyakit kardiovaskuler, dan berbagai penyakit degeneratif seiring dengan bertambahnya usia. Buah mungil ini rasanya enak dan khasiatnya banyak untuk kesehatan.

Sebagaimana buah-buahan segar pada umumnya, blueberry juga rendah lemak. Dalam satu cangkir bluberi kalorinya hanya sekitar 80 kalori. Dengan kadar serat yang tinggi, mengonsumsi bluberi bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Segenggam buah blueberry sehari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan serat harian Anda. Selain itu, blueberry juga merupakan sumber unsur mangan (Mn) yang baik. Mangan diketahui berperan penting untuk pertumbuhan tulang dan untuk mengubah karbohidrat dan lemak menjadi energi.

Inilah beberapa manfaat mengkonsumsi buah blueberry seperti dilansir situs Medical Daily beberapa waktu lalu.

1. Sumber Vitamin C yang baik

Buah blueberry merupakan sumber vitamin C yang baik. Satu cangkir buah ini mengandung sekitar 14 miligram vitamin C, atau memenuhi 25 persen kebutuhan harian vitamin C Anda. Vitamin C sangat diperlukan oleh tubuh, mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan kulit dengan cara membantu pembentukan kolagen, hingga menjaga kesehatan gusi. Menurut Journal of Orthomolecular Medicine, vitamin C juga meredakan tekanan intraokular, sehingga mengurangi potensi terkena glaukoma, yakni keadaan gangguan pada mata yang merusak saraf mata.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Penyakit kardiovaskuler merupakan jenis penyakit yang harus diwaspadai. Di berbagai negara, penyakit kardiovaskuler menjadi penyebab utama kematian pada orang dewasa laki-laki dan perempuan. Tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang tinggi, dan obesitas merupakan hal-hal yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung.

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa buah-buahan berry termasuk strawberry dan blueberry bisa menurunkan risiko penyakit jantung pada wanita, karena tingginya kadar antosianin. Antosianin yang termasuk golongan flavonoid, bisa membantu mencegah terbentuknya plak pada pembuluh darah dan meningkatkan kesehatan kardiovaskuler. Menurut studi tersebut, mengonsumsi blueberry tiga cangkir lebih dalam seminggu bisa mengurangi risiko penyakit jantung pada wanita.

3. Mengurangi Risiko Kanker

Antosianin bukan hanya memberi warna biru pada blueberry dan membantu meningkatkan kesehatan jantung, tetapi juga berpotensi melawan radikal bebas penyebab kanker. Bahkan diduga antosianin juga berpotensi menghambat terbentuknya sel-sel tumor. Itulah hasil penelitian University of Illinois yang meneliti efek konsumsi bluberi terhadap kanker prostat.

Para ilmuwan selama berlangsungnya riset menemukan bahwa blueberry merupakan agen penyembuh yang potensial untuk kanker prostat pada stadium dini, serta berpotensi pula untuk mencegah kanker prostat.

4. Mengatasi Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih (ISK) disebabkan oleh bakteri yang bersarang di saluran kemih. Beberapa gejala yang kadang muncul adalah rasa ingin buang air kecil yang terus menerus, urin yang berbau tajam, dan pada wanita gejalanya disertai nyeri panggul. Sekadar informasi,

ISK lebih banyak terjadi pada wanita daripada laki-laki. Menurut University of Maryland Medical Center, lebih dari 50 persen wanita akan mengalami ISK setidaknya satu kali dalam hidupnya.

Blueberry bisa membantu mengatasi ISK dengan kandungan zat-zat yang bisa mencegah bakteri menempel pada dinding saluran kemih. Mengasup makanan yang kaya antioksidan semacam blueberry juga bisa membantu meredakan gejala ISK.

5. Meningkatkan Kesehatan Otak

Para ilmuwan di pusat penelitian Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) telah bertahun-tahun meneliti khasiat blueberry untuk fungsi otak pada hewan. Dengan meneliti pada tikus sebagai hewan uji, peneliti menemukan bahwa berkurangnya daya ingat pada umur tua, dapat dicegah bahkan dipulihkan dengan pemberian blueberry.

Sementara studi pada manusia dilakukan oleh peneliti Robert Krikorian dan timnya dari University of Cincinnati. Para peneliti itu mendapati bahwa beberapa orang lanjut usia yang diberi jus blueberry bisa mendapatkan skor lebih tinggi pada uji ingatan daripada lansia yang menerima plasebo. Hasil studi ini mendukung riset sebelumnya bahwa blueberry bisa berperan untuk mencegah kemunduran fungsi kognitif otak.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: