18 Manfaat Coklat Untuk Kesehatan

January 17, 2016

manfaat coklat

Manfaat coklat untuk kesehatan termasuk memberi bantuan dari tekanan darah tinggi, kolesterol, obesitas, sembelit, diabetes, asma bronkial, kanker, sindrom kelelahan kronis dan berbagai penyakit neurodegeneratif. Coklat juga bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka, perawatan kulit, serta membantu meningkatkan kesehatan jantung dan otak. Selain itu juga membantu dalam mengobati defisiensi tembaga, meningkatkan suasana hati dan memberikan efek perlindungan terhadap neurotoksisitas.

Biji coklat adalah hasil fermentasi dari pohon kakao, yang memiliki nama latin Theobroma cacao, yang berarti “Makanan Dewa”. Coklat berasal dari wilayah Amazon dan secara historis dianggap sebagai tanaman yang sangat penting di Amerika Tengah dan Selatan. Bahkan, saking berharganya biji coklat, suku-suku asli di daerah tersebut menggunakan mereka sebagai bentuk mata uang. Pohon kakao memiliki tinggi sekitar 12-25 kaki (3.5 – 7.5 m) dan tumbuh secara alami di daerah beriklim tropis.

Buah dari pohon kakao merupakan sekelompok biji coklat yang berjumlah berkisar 20-40 biji. Saat ini, coklat diproduksi di seluruh dunia, dimana sekitar empat puluh persen dari panen dilakukan di Cote d’Ivoire, bersama dengan Indonesia, Ghana, Brasil, Nigeria dan Kamerun yang berkontribusi terhadap produksi secara keseluruhan. Seiring dengan berkembangnya produksi coklat, manfaat penyembuhan dan obat dari coklat telah diakui sejak peradaban Maya dan Aztec kuno yang berkuasa di benua mereka.

Coklat yang akan dibahas pada artikel ini BERBEDA TERMINOLOGI dengan coklat yang biasa anda atau anak-anak anda makan. Coklat yang anda makan tersebut telah mengalami pengolahan dengan campuran susu dsb. sehingga memiliki manfaat kesehatan yang berbeda. Coklat disini mengacu pada produk rendah lemak yang berasal dari biji coklat yang digiling halus.

Nilai Gizi dari Coklat

Coklat kaya akan mineral seperti zat besi, magnesium, kalsium, fosfor, tembaga dan mangan. Ia juga merupakan sumber yang baik dari selenium, kalium, dan seng sambil memberikan tubuh dengan asupan karbohidrat, protein, dan serat makanan. Selain itu, kandungan kolesterol dalam coklat hampir diabaikan. Coklat mengandung cocoa butter, yang merupakan campuran dari lemak tak jenuh tunggal seperti asam oleat dan lemak jenuh, yaitu asam stearat.

Manfaat Coklat Untuk Kesehatan

Coklat merupakan agen anti-inflamasi, anti-alergi, anti-karsinogenik dan antioksidan dan telah menunjukkan efek positif dengan menawarkan banyak manfaat kesehatan.

1. Menurunkan Tekanan Darah

Coklat kaya flavonoid yang membantu dalam menurunkan tekanan darah dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah. Penelitian yang dilakukan mengenai hal ini telah menunjukkan perubahan positif dalam tekanan darah sistolik dan diastolik sebagai akibat dari mengkonsumsi produk berbasis coklat dibanding teh hitam dan hijau. Perubahan menguntungkan ini dikaitkan dengan kehadiran antioksidan pada coklat yang merangsang produksi oksida nitrat, yang membantu untuk menjaga pembuluh darah rileks. Selanjutnya, ini membantu dalam menjaga sistem peredaran darah yang sehat.

2. Sebagai Antioksidan

Salah satu manfaat coklat yang sangat penting adalah sebagai antioksidan. Sebuah penelitian komparatif telah memperkuat bahwa aktivitas antioksidan coklat lebih tinggi dibanding teh hitam, teh hijau dan anggur merah. Antioksidan membantu menetralisir radikal bebas berbasis oksigen yang hadir dalam tubuh. Selain itu, coklat berlimpah dalam kandungan fitokimia fenolik dan memiliki jumlah flavonoid yang tinggi juga.

3. Kesehatan Otak

Para ilmuwan telah menyatakan bahwa coklat yang kaya flavonoid dapat mempertahankan fungsi otak yang sehat. Manfaat neuroprotektif ini juga bisa memiliki efek menguntungkan pada fungsi belajar dan memori. Temuan ini telah memberikan rekomendasi bahwa konsumsi produk berbasis coklat akan meningkatkan aliran darah ke otak, dan mereka telah memberikan bukti dari potensi terapi coklat dalam menyembuhkan gangguan vaskular.

4. Menurunkan Kolesterol Darah

Sebuah penelitian investigasi menunjukkan bahwa coklat memiliki efek hipoglikemik dan hipokolesterolemik baik untuk kadar glukosa maupun kolesterol. Diet mengandung coklat juga menunjukkan penurunan trigliserida, kolesterol LDL (jahat) dan kadar glukosa. Penelitian ini juga menunjukkan kenaikan dalam kadar kolesterol HDL (baik) pada subjek tes.

5. Mengendalikan Diabetes

Konsumsi coklat telah terbukti efektif dalam meningkatkan resistensi insulin dan metabolisme glukosa. Hal ini, pada gilirannya, membantu dalam mengatur kadar gula dalam tubuh. Proanthocyanidins yang berasal dari coklat membantu dalam menghambat pembentukan katarak yang kadang-kadang disebabkan oleh diabetes. Sebuah penelitian investigasi telah mengkonfirmasi bahwa coklat memberikan aktivitas antioksidan pelindung dalam pengobatan komplikasi diabetes jangka panjang seperti diabetes nefrotoksisitas. Nefrotoksisitas memainkan peran kunci dalam diabetes mellitus dan merupakan penyebab utama penyakit ginjal berat. Radikal bebas ini memperburuk komplikasi diabetes dengan menimbulkan stres oksidatif, yang menyebabkan kerusakan sel dan jaringan. Aktivitas radikal bebas coklat telah menunjukkan efek terapi dalam mengobati dan mencegah kerusakan sel. Temuan dari penelitian lain menunjukkan bahwa konsumsi coklat kaya flavonoid telah menunjukkan potensi terapi dalam meningkatkan fungsi pembuluh darah penderita diabetes.

6. Membantu Mengatasi Asma Bronkial

Biji coklat mengandung xanthine dan teofilin, yang membantu merelaksasi akibat kejang bronkial dan membuka tabung bronkial yang mengerut. Ini akan memfasilitasi kelancaran aliran udara dan berguna dalam menyembuhkan berbagai alergi, termasuk asma dan sesak napas. Konsumsi coklat dapat membantu memberikan bantuan dari asma bronkial.

7. Penyembuhan Luka

Ekstrak coklat telah dipercaya untuk sifat terapeutik dan penyembuhannya dalam pembuatan produk obat alami. Ekstrak coklat membantu dalam mencegah perkembangan berbagai macam infeksi dalam tubuh. Bersamaan dengan pengobatan yang sesuai, coklat juga telah dianggap membantu dalam memberantas bakteri Helicobacter pylori dari tubuh.

8. Mencegah Obesitas

Sebuah penelitian telah menunjukkan manfaat coklat dalam mencegah diet tinggi lemak, yang mengarah pada obesitas. Konsumsi coklat dapat membantu dalam modulasi metabolisme lipid dan mengurangi sintesis dan transportasi dari asam lemak. Hal ini juga menunjukkan peningkatan thermogenesis, yaitu mekanisme produksi panas dalam jaringan adiposa dan hati.

9. Kesehatan Kardiovaskular

Penelitian telah menunjukkan manfaat coklat yang menguntungkan lainnya pada kesehatan jantung. Coklat kaya akan flavonoid, yaitu procyanidin, catechin, dan epicatechin, yang memiliki sifat antioksidan dan membantu dalam melindungi sel dari kerusakan sekaligus memperkuat jantung. Ia juga membantu dalam meningkatkan fungsi endotel dan merangsang kolesterol HDL yang bermanfaat. Coklat membantu dalam mencegah pembentukan gumpalan darah yang fatal, yang dapat menyebabkan stroke atau gagal jantung. Trombosit darah memainkan peran penting dalam gangguan kardiovaskular. Flavonoid yang terdapat dalam coklat memiliki efek penggabungan anti-platelet dan memodulasi hemostasis primer, yang merupakan ukuran waktu yang dibutuhkan darah untuk menggumpal. Semua manfaat kesehatan ini membantu dalam mencegah proliferasi berbagai kondisi medis seperti aterosklerosis dan trombosis, yang merupakan beberapa penyebab utama penyakit kardiovaskular yang lebih serius.

10. Meningkatkan Suasana Hati

Mengkonsumsi coklat telah menunjukkan efek menyerupai antidepresan pada proses fisiologis tertentu. Penelitian telah menunjukkan bahwa flavonoid coklat membantu meningkatkan suasana hati, memerangi depresi, dan meningkatkan aktivitas kognitif selama latihan mental yang berkelanjutan. Kehadiran neurokimia phenylethylamine dalam coklat juga membantu dalam meningkatkan rasa puas dan efek afrodisiak.

11. Mengatasi Sembelit

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi kulit coklat memberikan efek terapi dalam mengobati sembelit dan fungsi usus kronis. Sesuai dengan penelitian yang dilakukan pada pasien anak-anak, konsumsi produk coklat kaya serat mengakibatkan waktu makanan melewati kolon, rektum dan transit usus menjadi lebih cepat. Penelitian lain juga memperlihatkan bahwa konsumsi rutin produk coklat telah mendorong fungsi usus yang lebih baik dengan pengurangan waktu dalam melakukan gerak usus, meningkatkan frekuensi buang air besar, dan membuat feses lebih lembut tanpa terjadi efek samping seperti ketidaknyamanan lambung atau sakit perut.

12. Menghambat Kanker

Coklat telah menunjukkan manfaat yang menguntungkan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker tanpa mempengaruhi pertumbuhan sel-sel yang sehat. Penelitian telah memberikan bukti mengenai kemopreventif dan kualitas anti-proliferasi yang diberikan oleh flavanol dan procyanidins yang terdapat dalam coklat. Efek penyembuhan ini telah terbukti sangat berharga dalam pengobatan berbagai jenis kanker, termasuk kanker usus besar dan kanker prostat.

13. Mengatasi Kekurangan Tembaga

Manfaat coklat termasuk dalam mengobati defisiensi tembaga pada pasien yang menjalani nutrisi enteral (nutrisi yang diberikan pada pasien yang tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya secara oral; nutrisi diberikan lewat tabung ke dalam lambung) dalam jangka panjang. Penelitian telah mengungkapkan bahwa coklat cukup berharga dalam terapi substitusi tembaga, dan telah menghasilkan perbaikan yang signifikan dalam tingkat hemoglobin, jumlah leukosit, dan kadar tembaga pada pasien tersebut. Menurut temuan, coklat dianggap berharga karena kandungan tembaganya cukup untuk dimasukkan dalam diet dalam menjaga tingkat normal tembaga serta sebagai obat untuk mengobati defisiensi tembaga dalam kondisi seperti itu. Ini membantu dalam mencegah dan mengobati penyakit yang disebabkan karena kekurangan tembaga dalam tubuh seperti anemia, neutropenia dan leukopenia.

14. Mengatasi Sindrom Kelelahan Kronis

Coklat telah ditunjukkan dapat memberi efek menenangkan pada orang yang menderita kelelahan kronis. Efek coklat tersebut akan melepaskan neurotransmiter seperti serotonin, anandamide dan phenylethylamine di otak, yang memberi efek pelindung dari stres oksidatif pada sel-sel saraf dan membantu dalam memerangi sindrom kelelahan kronis.

15. Perawatan Kulit

Coklat juga memiliki manfaat yang efektif dalam menjaga kulit tetap sehat. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi coklat yang kaya flavonoid membantu dalam mengurangi efek UV – menginduksi eritema serta mengurangi kulit kasar dan bersisik. Ia juga membantu dalam meningkatkan elastisitas kulit, hidrasi, dan kepadatan. Penelitian lain menegaskan bahwa epicatechin yang ada dalam coklat membantu meninggikan kejenuhan oksigen dari hemoglobin, merangsang aliran darah yang sehat pada jaringan kulit, dan memberikan kontribusi untuk perlindungan endogen. Coklat juga digunakan dalam penyusunan berbagai produk perawatan kulit.

16. Mengobati Gangguan Neurodegeneratif

Kehadiran flavonoid besar seperti epicatechin dan catechin dalam coklat telah menunjukkan efek yang menguntungkan dalam mengobati penyakit neurodegenerative seperti Alzheimer. Temuan penelitian menunjukkan bahwa phytochemical ini memiliki kualitas yang sinergis, yang membantu dalam mengurangi stres oksidatif pada pikiran. Hal ini membantu dalam mencegah kerusakan sel saraf dan mengerahkan efek perlindungan pada membran sel terhadap sitotoksisitas.

17. Mengatasi Kekurangan Magnesium

Manfaat lain dari produk coklat adalah peranan mereka dalam mencegah efek buruk dari kekurangan magnesium dalam tubuh. Sebuah penelitian investigasi telah mengkonfirmasi bahwa konsumsi rutin produk coklat bermanfaat dalam mencegah dampak buruk yang disebabkan karena pola makan kurang magnesium dalam jangka panjang.

18. Coklat – Sebagai Kuliner

Beberapa jenis produk coklat yang dihasilkan dari biji coklat, termasuk coklat tanpa pemanis, coklat pahit, coklat semi-manis, coklat susu dan coklat putih. Cocoa butter juga digunakan sebagai pengganti gelatin untuk meningkatkan rasa dan aroma makanan. Cocoa butter memiliki titik lebur di bawah suhu tubuh manusia, sehingga meleleh dan memberikan rasa halus dan lembut untuk membuat makanan menjadi lebih lezat. Manfaat ini membuat cocoa butter sebuah alternatif nabati yang sehat untuk dimasukkan dalam resep, dibanding gelatin yang berasal dari hewan produk.

Beberapa Perhatian Untuk Coklat

Kafein: Kakao merupakan sumber kafein. Namun, konsumsi berlebihan kafein dapat menyebabkan berbagai efek samping seperti peningkatan buang air kecil, sulit tidur, dan detak jantung tidak teratur. Kafein berlebih juga dapat memperburuk kondisi seseorang yang sedang menderita gangguan kecemasan atau diare. Selain itu terlalu banyak kafein pada ibu menyusui dapat mengakibatkan sifat mudah tersinggung dan perut tidak nyaman pada bayi. Coklat juga dapat memperburuk kondisi penyakit gastroesophageal reflux dan disarankan tidak dikonsumsi sebelum operasi untuk mencegah gangguan pada kontrol gula darah.

Reaksi alergi: Coklat dapat menyebabkan reaksi alergi terhadap mereka yang memiliki kepekaan terhadapnya. Alergi termasuk reaksi kulit, sakit kepala migrain, ketidaknyamanan pencernaan seperti gas dan mual.

Interaksi obat: Kafein dapat mempengaruhi efek obat tertentu yang diresepkan sebelum tes diagnostik yang berhubungan dengan jantung. Umumnya disarankan untuk menghindari minuman atau makanan kaya kafein sebelum pemeriksaan jantung. Coklat dapat berinteraksi dengan obat tertentu termasuk clozaril, dipyridamole, ergotamine, phenylpropanolamine dan teofilin serta mempengaruhi efeknya pada tubuh. Selain itu, coklat juga mungkin berinteraksi dengan obat untuk asma, depresi dan diabetes. Konsultasikan dengan dokter anda sebelum menambahkan jenis makanan baru, dalam diet anda, terutama yang memiliki begitu banyak senyawa unik.

Selain biji coklat, penggunaan terapi kulit, minyak dan bunga coklat juga telah diakui sejak zaman kuno untuk mengobati berbagai penyakit seperti penyakit kulit, kelainan fungsi usus dan luka. Produk coklat yang tersedia secara komersial mungkin tidak kaya flavonoid yang bermanfaat sebagaimana pada biji coklat asli, karena mereka mungkin akan hancur oleh proses pengolahan. Dalam rangka untuk mendapatkan manfaat coklat, penting untuk mengkonsumsi sumber coklat yang benar. Sepotong kecil coklat gelap, tanpa pemanis atau belum diolah dapat memberikan manfaat kesehatan untuk diet anda.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: