15 Kebiasaan Sehat Minum Air

August 31, 2013

minum air

1. Minumlah setidaknya 8 gelas air setiap hari atau kira-kira 2 liter air.

2. Bila Anda berada di ruangan ber-AC, jangan lupa selalu minum karena terjadi penguapan air dari tubuh (evaporasi). Bila tidak, tubuh Anda bisa mengalami dehidrasi.

3. Biasakan minum air, baik sebelum tidur maupun ketika bangun tidur. Karena selama tidur terjadi metabolisme, yaitu air dalam tubuh kita terbuang dan harus cepat digantikan. Apalagi jika tidur di ruangan ber-AC, Anda akan cepat kekurangan air. Jadi, ketika bangun tidur harus segera minum air.

4. Minumlah 1-2 gelas air begitu bangun tidur di pagi hari, dan 1-2 gelas air setiap beberapa waktu. Minum air 30 menit sampai 1 jam sebelum makan tidak diwajibkan, tetapi dapat memberikan rasa kenyang dan mencegah makan berlebihan.

5. Pilih air yang baik, yaitu yang mengandung mineral dan elektrolit. Bukan yang murni H2O. Sekarang sedang tren minum air H2O, yaitu air yang tanpa elektrolit dan mengandung sangat sedikit natrium. Air ini terutama menjadi tren di gym untuk latihan otot. Padahal, natrium (sodium) yang terkandung dalam air biasa justru dibutuhkan untuk kerja sel. saraf, dan otot.

6. Hindari minum air yang mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh kita, contohnya klorin. Air yang baik mengandung mineral penting, seperti kalsium, magnesium, natrium, kalium, dan zat besi.

7. Bagi Anda yang kelebinan berat badan, minumlah lebih banyak air sebab dapat mengurangi berat badan. Biasanya, 30 menit setelah minum air, tingkat metabolisme (pembakaran kalori) mencapat puncaknya. Sebaiknya minum air yang sejuk. yaitu air yang bersuhu lebih rendah daripada suhu tubuh kita namun tidak sedingin es. Menurut hasil studi, air sejuk dianggap bagus karena akan cukup banyak energi yang digunakan untuk menghangatkan air tersebut agar menyamai suhu tubuh.

8. Kurangi atau berhenti minum segala bentuk minuman ringan (soft drink). Minuman ringan kalori dan kadar gulanya tinggi dan mengandung karbonat yang hanya memberikan efek nyaman pada mulut tetapi sangat merugikan tubuh karena dapat mengeluarkan kalsium dari dalam tulang sehingga dapat memicu terjadinya osteoporosis. Beralihlah ke buah segar atau jus buah yang tidak dibuang seratnya.

10. Hati-hati dengan minuman manis kemasan, termasuk yang berlabel “rasa buah” seperti jus buah botolan atau kalengan atau minuman rasa buah (fruit drinks). Minuman jenis ini mengandung zat pengawet, pewarna dan gula buatan yang berbahaya bagi kesehatan jangka panjang,

11. Gantilah minuman manis dengan air, susu nonfat atau low fat, atau teh tanpa gula. Bila sangat ingin minum minuman manis, lebih baik membuatnya sendiri. Resep banyak bertebaran di internet, tinggal memodifikasinya sesuai selera.

12. Untuk membuat minuman manis, gunakan madu sebagai pengganti gula. Bila harus memakai gula, gunakan gula kuning daripada gula putih. karena gula kuning belum terlalu banyak mengalami proses

13. Sebaiknya tidak mengonsumsi kopi. Tetapi, bila terpaksa, minumlah tidak lebih dari 2 cangkir sehari karena kopi mempunyai efek stimulan. Pilihlah kopi hitam dan tanpa gula.

14. Beberapa soft drink memiliki kadar kalium (potasium) yang tinggi. Tapi, jika Anda ingin meningkatkan asupan kalium, soft drink bukan solusi terbaik. Anda lebih baik makan pisang, jus jeruk, kentang, alpukat, tomat, brokoli, dan aprikot sebagai sumber utama kalium.

15. Beri penjelasan seputar minuman sehat kepada anak. Misalnya, kalau ingin minum teh dalam kemasan, lebih baik buatan sendiri. Berikan alasan dan contoh. Misalnya. “Lihat deh, teh kalau dibiarkan seminggu atau beberapa hari rasanya sudah berubah. sudah nggak enak. Berarti teh dalam kemasan yang dijual di pasaran pakai pengawet.”

 

 

loading...

Previous post:

Next post: