12 Resep Obat Radang Sendi Herbal

September 20, 2015

obat radang sendi

Arthritis atau radang sendi adalah suatu kondisi yang menimpa bagian dalam sendi, otot, atau sekitar keduanya. Ada dua jenis radang sendi. Pertama, osteoarthritis, seperti radang tulang belakang, reumatoid, radang pada pasien dengan lupus eritematosus sistemik, gout, dan ankylosing spondylitis. Kedua, arthritis yang disebabkan infeksi, seperti nyeri fibromyalgia, radang pada tendon, dan radang kantung engsel.

Salah satu penyebab utama radang sendi adalah patah, usia lanjut, kerusakan pada sistem kekebalan tubuh, dan faktor erosi. Gejalanya adalah nyeri sendi dan otot, sendi kaku (susah bergerak), serta bengkak. Sendi bisa menjadi kemerahan, menjadi hangat, dan terkadang osteoarthritis disertai deformasi pada sendi, demam, kehilangan berat badan, dan lelah. Adapun pada kasus reumatoid dapat disertai peradangan pada jantung, paru-paru, dan mata.

Perlu dicatat bahwa radang sendi mencakup otot, lapisan membran sendi, dan tulang rawan. Juga menyerang sendi mana pun, seperti pergelangan tangan, siku, bahu, kaki, pergelangan kaki, lutut, dan pinggul. Jika penyakit tersebut menginfeksi mereka yang berusia muda, hal itu akan menghambat pertumbuhan dan menghambat perkembangan anggota badan. Juga disertai sendi kaku, anemia, nafsu makan yang buruk, penurunan berat badan, dan gugup.

Adapun jika menginfeksi orang dewasa, akan menyebabkan rasa sakit parah, disertai pembengkakan, kekakuan pada sendi, dan ketidakmampuan untuk menggerakkan sendi karena bengkak dan erosi yang menimpa sendi. Ketidakmampuan tersebut menimbulkan suara berderak ketika melakukan gerakan sendi. Rasa nyeri pun meningkat ketika cuaca dingin atau setelah melakukan aktivitas fisik (temperatur naik).

Pencegahan Radang Sendi

Pencegahan dilakukan melalui latihan gerakan yang menopang sendi dan otot, tetap menjaga berat badan normal, dan mengatasi obesitas.

Pengobatan Herbal Radang Sendi

Berikut adalah beberapa ramuan obat radang sendi herbal yang bisa menjadi referensi anda:

a. Jahe

Jahe membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak. Minumlah minuman jahe atau gunakan banyak jahe sebagai bumbu makanan. Jahe mencegah erosi sendi dan osteoporosis.

b. Kunyit

Kunyit mengandung curcumin, zat kimia yang berfungsi melindungi sendi, mencegah erosinya, dan mengurangi peradangan di sekitar lapisan sendi.

c. Nanas

Bromelain dalam buah nanas membantu mencegah peradangan sendi, tulang, dan otot. Oleh karena itu, para atlet banyak mengonsumsi buah yang manis ini. Nanas juga berkontribusi dalam mencerna fibernin, senyawa yang berperan dalam beberapa peradangan sendi.

d. Cabe Merah

Cabe mengandung capsaicin, zat pereda nyeri (analgesik). Cabe merah menyebabkan rasa pedas menyengat pada lidah, tetapi sebenarnya melawan rasa sakit, di bagian manapun pada tubuh. Capsaicin mendorong tubuh untuk mengeluarkan endorfin, zat kimia yang menyerupai susunan kimia dan fungsinya seperti morfin. Cabe merah juga mengandung zat yang mirip dengan aspirin, yaitu salicylates.

Tambahkan cabe merah pada jus tomat, lalu minum setelah makan. Dapat juga dibuat krim dengan menguleninya. Setelah itu, dioleskan pada tempat yang terinfeksi. Hindari terkena mata dan selaput lendir lainnya. Cabe Merah dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang. Gunakan satu titik kecil pada kulit. Jika timbul iritasi, hentikan penggunaannya.

e. Jelatang (Stinging Nettle)

Rebus daun jelatang segar, lalu dimakan. Jelatang mengandung banyak boron, zat pembangun kalsium yang diserap oleh tulang. Jadi, jelatang membantu mempertahankan kesehatan tulang dan sendi serta mencegah radang menyebar ke dalamnya.

f. Oregano

Oregano disebut juga herbal pizza. Ia merupakan antioksidan yang kuat. Sebagaimana antioksidan lainnya, oregano membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebaslah yang berperan dalam timbulnya infeksi, terutama infeksi yang disebabkan oleh penuaan.

Radikal bebas hanyalah molekul oksigen yang tidak stabil, yang bergerak sesukanya menuju sel. Ketika mencapai sendi dan tulang, mereka membuat tulang menjadi kasar (khususnya tulang belakang), menyebabkan arthritis dan reumatoid arthritis.

Pada oregano juga terdapat rosmarinic acid, senyawa yang memiliki karakteristik resistan terhadap bakteri, infeksi, dan virus. Dengan demikian, oregano merealisasikan pencegahan dan pengobatan arthritis. Tambahkan oregano pada minuman hangat favorit Anda.

g. Dedalu (Willow)

Dedalu adalah sumber salisilat herbal asli (aspirin), yang mengandung zat kimia, yaitu salicilin. Kulit pohon dedalu memiliki efek meredakan nyeri dan antiinflamasi.

h. Bawang Putih

Menelan beberapa siung bawang putih utuh, dilanjutkan dengan minum air dalam jumlah banyak membantu mencegah penyebaran infeksi ke sendi lain. Bawang putih dapat dicampur dengan licorice untuk memperkuat otot yang melawan peradangan. Masukkan lima siung bawang putih dan licorice dalam jumlah yang sama ke dalam air mendidih. Lalu, beri madu. Bisa juga ditambahkan jahe atau kunyit untuk mendapatkan minuman yang berefek sangat kuat melawan radang sendi.

i. Bunga Matahari

(Dalam bahasa Arab) disebut juga ubbad asy-syams (penyembah matahari). Masukkan biji bunga matahari pada makanan atau salad. Bisa juga dengan memakan langsung. Biji bunga matahari mengandung (s-adenosylmehionine(SAM)),zat kimia yang menunjukkan karakteristik analgesik dan antiinflamasi, mirip dengan ibuprofen.

j. Kacang Brazil

Kacang Brazil mengandung (SAM) seperti kandungan bunga matahari. Sama efektifnya dengan biji bunga matahari. Namun, pada kacang brazil kandungannya dua kali lipat daripada bunga matahari.

k. Rosemary

Rosemary disebut juga herbal (penguat) memori karena mengandung antioksidan yang mencegah penuaan dan menjaga vitalitas sel-sel yang hidup.

l. Herbal Glutathione

Herbal Glutathione adalah herbal yang mengandung glutathione. Telah diketahui bahwa kekurangan glutathione menyebabkan peradangan pada sendi. Dengan demikian, herbal yang kaya glutathione dapat mencegah timbulnya radang sendi. Di antara herbal tersebut adalah brokoli, hop, dan krokot. Dari jenis sayuran ada kubis, kembang kol, kentang, dan tomat. Adapun dari jenis buah-buahan, ada jeruk, peach, jeruk keprok (grapefruit), semangka, dan avokad.

m. Herbal dengan Kandungan Vitamin C

Kekurangan vitamin C akan memperburuk kondisi tulang dan tulang belakang. Buah-buahan yang paling dikenal mengandung vitamin C adalah kelompok citrus, seperti jeruk, lemon, dan jeruk keprok (grapefruit).

Beberapa Resep untuk Mengatasi Radang Sendi

1. Rendam rosemary, thyme, dan tilia, lalu saring. Beri madu dan minumlah pada saat perut kosong di pagi hari dan sebelum tidur.

2. Rebus jahe hingga mendidih, tambahkan oregano. Beri licorice agar manis dan minum tiga kali sehari setelah makan.

3. Salad sayuran yang terdiri atas tomat, peterseli, kol, bawang merah dan bawang putih.

4. Salad buah yang terbuat dari apel, buah tin, ceri, tambahkan perasan lemon atau jeruk.

5. Campuran minyak oregano, minyak bunga matahari, minyak zaitun, minyak kenari, minyak kismis, dan wijen.

6. Jus citrus, seperti jus jeruk, lemon, jus buah segar yang sedang musim. Yang terbaik adalah apel, aprikot, dan teh encer (diseduh, bukan didihkan).

Demikian artikel tentang obat radang sendi herbal diatas, semoga membawa manfaat untuk anda.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: