10 Pengobatan Terbaik Untuk Mengatasi Keracunan Makanan

January 22, 2016

keracunan makanan

Pernahkah anda mengalami diare, mual, atau kram perut setelah mengkonsumsi makanan dan minuman yang anda beli di suatu tempat? Gejala ini biasanya disebut sebagai keracunan makanan dan terjadi akibat makanan yang telah terkontaminasi bakteri atau virus. Wanita yang sedang hamil, orang tua dan anak-anak rentan terkena masalah ini. Bakteri yang menyebabkan keracunan makanan dapat berkembang biak sangat cepat jika penanganan yang tepat tidak diambil dalam proses pengolahan makanan, transportasi, penyimpanan, persiapan sampai dengan penyajian makanan.

Namun tidak perlu khawatir, ada beberapa cara terbaik yang bisa dilakukan jika anda mengalami keracunan makanan. Teruslah membaca …

10 Pengobatan Untuk Mengatasi Keracunan Makanan


1. Tidur Seharian

Setelah melalui semua gejala keracunan makanan anda akan merasa lemah dan lelah. Tidur adalah obat terbaik yang akan membantu anda untuk pulih lebih cepat. Tidak ada pengobatan tanpa fase istirahat, dan ini akan menjadi minggu yang sangat berat jika anda terkena keracunan makanan. Hati-hati terhadap tempat yang anda pilih untuk makan karena kebersihan adalah syarat mutlak untuk hidup sehat, tidak peduli tempat yang anda kunjungi, bahkan jika itu di rumah anda sendiri.

2. Air Putih

Rehidrasi adalah satu-satunya cara bagi anda untuk pulih dari keracunan makanan. Cairan apa lagi yang memiliki fungsi terbaik selain daripada air putih. Minumlah air putih sebanyak yang anda bisa, untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Orang dewasa setidaknya harus minum 8 gelas air putih setiap hari. Ini akan membuat anda lekas sembuh dan juga membantu mengeluarkan racun dari tubuh.

3. Buah-buahan

Konsumsi banyak jus buah dan buah-buahan segar. Buah apel sangat efektif mengatasi keracunan makanan karena mereka mengurangi rasa mulas dan refluks asam. Mereka memiliki enzim yang menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan diare dan perut sakit. Buah delima juga merupakan obat yang sangat baik untuk diare.

4. Batasi Makanan Padat

Ketika anda mengalami keracunan makanan, mengkonsumsi lebih banyak makanan padat akan menyebabkan lebih banyak rasa mual, jadi lebih baik untuk menghindari makan makanan besar sampai anda merasa lebih baik. Konsumsi makanan yang baru saja disajikan atau masih segar. Makan makanan sederhana yang tidak akan mengganggu perut anda, seperti pisang atau roti. Hindari produk susu seperti laktosa karena dapat menyebabkan intoleransi perut dan mungkin membuat anda merasa tidak nyaman.

5. Lemon

Sifat asam dari lemon membantu dalam membunuh bakteri yang menyebabkan keracunan makanan. Lemon mengandung zat anti virus dan anti bakteri. Segelas jus lemon dapat membersihkan seluruh sistem pencernaan anda.

6. Teh herbal

Teh jahe: jahe adalah agen yang sangat baik untuk mengurangi peradangan dan melawan ketidaknyamanan perut. Jika dikonsumsi bersamaan dengan madu, jahe bertindak sebagai agen anti jamur dalam mengobati gangguan pencernaan dan juga membantu mengurangi asam berlebih di perut.
Teh Peppermint: Sebuah obat tradisional yang digunakan untuk mual dan muntah. Dengan merangsang produksi empedu di kandung empedu, peppermint memecah lemak dalam sistem pencernaan, sehingga mengurangi mual.

7. Bawang Putih

Bawang putih adalah agen anti virus dan anti bakteri yang kuat, sehingga sangat efektif dalam memerangi gejala keracunan makanan. Bawang putih juga dapat membantu menyembuhkan diare dan sakit perut karena menghancurkan mikroba jahat di usus.

8. Hindari Alkohol dan Kafein

Kafein dan alkohol dapat menyebabkan dehidrasi karena seseorang yang mengkonsumsi kafein atau alkohol cenderung buang air kecil lebih sering. Keracunan makanan menyebabkan dehidrasi dan ditambah anda mengkonsumsi kafein atau alkohol maka proses dehidrasi tubuh menjadi lebih cepat dan anda mulai merasa tidak nyaman, bahkan dapat menyebabkan anda lebih sering muntah dan diare anda bertambah parah. Lebih baik hindari mengkonsumsi minuman tersebut sampai tubuh anda kembali ke kondisi normal.

9. Obat-obatan

Obat-obatan dapat membantu, namun perlu dipahami juga bahwa obat bukanlah penyembuh untuk setiap penyakit. Jadi jangan pernah menggunakan obat tanpa konsultasi dokter terlebih dahulu.

10. Konsultasi Dokter

Keracunan makanan adalah penyakit yang sederhana dan tidak membutuhkan saran dokter . Namun jika tidak membaik selama lebih dari 3 hari atau anda mengalami tanda-tanda dehidrasi berat seperti mulut kering, pusing, kelelahan, demam tinggi, sakit perut parah dan membengkak serta mata menguning maka anda harus segera konsultasi ke dokter.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: